Jakarta (ANTARA News) - SUV pertama merek kendaraan mewah secara resmi dikonfirmasi yang diberi nama DBX, Aston Martin sebagai produsen telah membuat langkah yang signifkan dengan hadirnya SUV ini. Dengan pengembangan pertama prototipe yang dimasukkan melalui anak perusahaan dan mitra sepanjang tahap Wlesh Rally yang menuntut Chief Enginer perusahaan, Matt Becker.

Tes pertama untuk DBX ini menandai dimulainya program pengujian ekstensif. Salah satu yang telah dimulai di Wales, sebagai anggukan ke fasilitas produksi St Athan baru Aston Martins di Vale of Glamorgan.

Kendati demikian, simulasi adalah bagian penting dari fase pengembangan awal DBX, uji   prototipe pertama di Wales ini menandakan awal dari pengujian 'dunia nyata', di mana SUV akan menjadi sasaran rezim yang menghukum yang pada akhirnya akan melihat pengembangan prototipe dari semua yang baru. mesin mengatasi beberapa lingkungan paling keras di dunia, mulai dari gurun Arktik yang beku dan terik di Timur Tengah hingga melewati Alpine yang tinggi dan tuntutan kecepatan tinggi dari autobahnen Jerman dan Nürburgring Nordschleife.

Seperti dikutip laman resmi Astoin Martin, Rabu waktu setempat. Sifat unik DBX dalam kisaran Aston Martin membutuhkan program pengujian khusus. Salah satu yang menampilkan proses, prosedur dan standar baru yang mencerminkan peran serba gunanya. Jadi, meskipun akan tampil dengan semangat dan ketenangan Aston Martin sejatinya. kemasan dinamisnya harus meluas ke area yang sebelumnya terlarang, tentu ini termasuk kemampuan multi-terrain dan towing yang mengesankan sebagaimana layaknya SUV yang canggih.

Berbicara tentang drive-nya dalam pengembangan prototipe DBX, Chief Engineer Aston Martin, Matt Becker, mengatakan Kami telah mengembangkan dan menyetel DBX di simulator mengemudi, yang telah memungkinkan kami untuk membuat kemajuan yang sangat baik sebelum mobil prototipe fisik pertama menjadi tersedia.

"Sebagai seorang insinyur, sungguh mengasyikkan untuk merasakan mobil yang Anda buat. DBX adalah jenis Aston Martin yang sangat berbeda, tetapi kami akan mengujinya di semua kondisi dan di semua medan untuk memastikannya memberikan pengalaman berkendara yang layak dari produk yang mempunyai lambang lencana sayap," katanya.

"Melihat prototipe pengembangan DBX  adalah bab penting dalam kisah SUV pertama kami, karena ini adalah momen yang benar-benar menjadi hidup. DBX jauh lebih dari sekadar SUV, itu akan menjadi model pertama yang dibangun di fasilitas baru kami di St Athan. Karena itu, ini adalah awal dari era baru yang berani dalam sejarah panjang perusahaan," kata Aston Martin Lagonda President dan Group Chief Executive Officer, Andy Palmer.

DBX dijadwalkan akan diresmikan pada kuartal terakhir 2019 dan akan dibangun di fasilitas St Athan Aston Martin Lagonda; pabrik manufaktur mewah "state of the art" yang pada akhirnya akan menjadi "Rumah Elektrifikasi" ketika model EV sepenuhnya dari marque untuk memasuki produksi.

Baca juga: Aston Martin buka studio desain di China
Baca juga: Kemarin, desainer Indonesia ke Paris Fashion Week hingga Aston Martin New Vantage
Baca juga: Waymo perluas layanan mobil swakemudi

Penerjemah: Chairul Rohman
Copyright © ANTARA 2018