Jakarta (ANTARA News) - Agen tunggal pemegang merek (ATPM) PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) akan memacu produksi model sport Byson guna memangkas inden yang kini mencapai dua bulan.

"Produksi akan kami coba pacu menjadi 4.000 unit dari saat ini 3.500 unit," ujar penasehat YMKI Bambang Asmarabudi di Jakarta, Selasa.

Bambang menyatakan, inden harus dipangkas agar konsumen tidak lari ke model lain, karena saat ini PT Astra Honda Motor (AHM), sedang menggeber promosi model sport, Mega Pro.

Byson dan Mega Pro merupakan motor sport yang mengusung konsep "street fighter". Byson dilepas pada harga Rp19,9 juta, sedangkan Mega Pro Rp19,5 juta ("casting wheel"/CW).

Bambang menerangkan, Yamaha akan melakukan rekayasa pabrik untuk memacu produksi Byson. Misalnya, kata dia, mengurangi produksi motor yang kurang laku dan menggantinya dengan Byson.

"Saat ini kami mengalami keterbatasan kapasitas produksi, sehingga kesulitan untuk memacu produksi model-model yang tengah booming, seperti Byson," papar dia.

Dia meyakini kehadiran Byson akan semakin memperkuat posisi Yamaha di pasar motor sport nasional. Saat ini Yamaha merajai pasar motor sport domestik dengan pangsa pasar 53 persen lewat model andalan Vixion.

Selain Vixion dan Byson, Yamaha menjamah pasar motor sport lewat Scorpio 225 cc. "Dari seluruh model sport yang kami miliki, Vixion paling dominan. Harapan kami Byson dapat makin memantapkan dominasi di segmen ini," ujar dia.

Bambang memprediksi Byson akan menjadi primadona di pameran Jakarta Motorcycle Show (JMCS) pada 3-7 November 2010. Pada JMCS 2008, Vixion menjadi model favorit Yamaha.

"Pada 2008 kami berhasil menjual 200-300 unit. Tahun ini kami belum memasang target, sebab fokus kami adalah membangun citra," kata dia.

(ANT-258*R016/B012/S026)
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010