Jakarta (ANTARA) - Produsen mobil Jepang, Honda mengatakan bahwa mereka akan menghentikan produksinya di pabrik Inggris pada Selasa (05/12) dan Rabu (06/12) karena adanya penundaan pasokan global.

Sebelumnya, Honda juga telah melalukan penghentian produksi selama beberapa hari pada bulan Desember lalu karena beberapa pelabuhan peti kemas utama, seperti Felixstowe, mengalami gangguan yang disebabkan oleh COVID-19, penimbunan sebelum Brexit, dan Natal.

Pandemi telah meningkatkan arus perdagangan normal, meninggalkan banyak kontainer kargo kosong yang terdampar, memicu kemacetan di seluruh dunia.

Produksi di pabrik Honda di Inggris Selatan, Swindon telah dilanjutkan pada hari Senin setelah jeda perayaan.

"Situasi saat ini sedang dipantau dengan maksud untuk memulai kembali produksi pada Kamis 7 Januari," kata produsen mobil Jepang itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters, Rabu.

Produsen mobil itu mengoperasikan manufaktur just-in-time, yang berarti beberapa suku cadang tiba beberapa saat sebelum dipasang ke kendaraan.

Dalam hal ini, Honda hanya membuat di bawah 110.000 mobil Civic di Inggris pada 2019. Tetapi, Honda akan menutup situs tersebut secara permanen pada tahun ini.


Baca juga: Volkswagen pangkas produksi karena pasokan terganggu

Baca juga: Ford ajukan permohonan jaminan pinjaman di Jerman

Baca juga: Hyundai bekukan gaji karyawan, pertama kali sejak krisis 2009

Pewarta: KR-CHA
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2021