Jakarta (ANTARA) - Produsen kendaraan klasik asal Cheko, yakni Jawa mulai membuka pemesanan untuk Jawa Perak mulai pada 1 Januari 2020, sedangkan pengiriman akan dimulai pada April mendatang.

Dikutip dari Indianautosblog, Selasa. Jawa akan menjual Perak dengan unit yang terbatas pada awal pemesanan, hal itu dilakukan agar menghindari masa tunggu yang lama seperti yang terjadi pada Jawa Classic dan Jawa Forty-Two. Di mana masa tunggu dua sepeda motor bergaya retro ini mencapai 5 hingga 6 bulan.

Diperkenalkan pada November 2018, Jawa Perak hadir sebagai motor konsep. Jawa Perak mengusung mesin berteknologi DOHC 344 cc dengan silinder tunggal yang berpendingin cair yang dikawinkan dengan gearbox enam percepatan. Motor ini dapat menghasilkan tenaga 30,4 PS dan torsi maksimal mencapai 31 Nm.

Pada suspensi bagian depan, motor ini menggunakan garpu teleskopik konvensional dan monoshock di bagian belakang. Sedangkan untuk sistem pengereman, motor ini sudah dibekali dengan teknologi ABS di keduanya.

Knalpot kembar khas bobber menjadi daya tarik tersendiri bagi motor ini, kursi tunggal dengan bahan kulit yang berkelir cokelat membuat motor ini lebih menguatkan kesan klasik dan menonjol ketika berada di keramaian. Terlebih dipadukan dengan aksen analog pada bagian spedometer dan instrumen digital di bagian lainnya.

Jawa Perak dilengkapi dengan tangki bahan bakar 14 liter dan memiliki ketinggian kursi 750 mm. Memiliki berat hingga 179 kg dan ground clearance 145 mm. Sepeda motor ini dibanderol dengan harga 194.500 rupee (ex-showroom, Delhi) atau sekitar Rp38 juta.

Baca juga: Jawa Perak dijual Rp38 juta di India

Baca juga: Jawa Motorcycle edisi Anniversary ke-90 akan dijual terbatas


 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2019