Jakarta (ANTARA News) - Honda Motor akhir pekan ini mengemukakan akan menarik kembali (recall) lebih dari dua juta kendaraan di Amerika Serikat dan China.

Siaran pers Honda Motor di AS yang dikutip AFP menyebutkan bahwa recall itu bertujuan untuk memperbarui (update) perangkat lunak yang mengendalikan transmisi otomatis.

Recall yang sifatnya sukarela itu berlaku untuk jenis Accord, CR-V dan Element.

Pernyataan Honda menyebutkan  tidak ada laporan kecelakaan fatal akibat perangkat lunak yang harus diperbarui itu.

Honda China dalam pernyataan di situsnya mengemukakan telah memberi tahu badan pengawas kualitas negara itu tentang penarikan kembali 760.515 kendaraan untuk memperbarui perangkat lunak pengendali transmisi otomatis.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa jenis yang ditarik adalah Accord, Odyssey dan Spirior buatan antara Juli 2004 dan November 2009.

Terdapat satu bearing di sistem transmisi otomatis yang ternyata tidak cukup kuat sehingga bisa menimbulkan suara atau mesin mati pada pemakaian gigi tertentu, kata Honda.

Tipe serupa model-model Honda itu dijual di Kanada, Eropa dan pasar lainnya.

Secara keseluruhan, ada 2,49 juta Honda yang dipasang dengan transmisi tersebut, tulis kantor berita Kyodo mengutip penjabat Honda.

Jenis Honda yang direcall tersebut tidak dijual di Jepang.

Pada akhir Juli, pabrikan Jepang itu menarik sekitar 200 ribu kendaraan dari seluruh dunia karena ada onderdil mesin yang kurang berfungsi.

Sebelumnya, pada bulan Februari dan Desember, perusahaan itu dipaksa untuk menarik kembali dua juta kendaraan.

Sejak Februari 2010 Honda telah menarik kembali lebih dari enam juta kendaraan karena berbagai masalah.
(A038)

Pewarta: Aditia Maruli Radja
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2011