Jakarta (ANTARA) - Norwegian Road Federation menunjukkan adanya kenaikan penjualan kendaraan baru dan kendaraan listrik menyumbang 44,3 persen pada tahun 2019. P

Pada tahun ini pemerintah setempat juga memprediksi adanya kenaikan yang signifikan, yakni 50 hingga 60 persen.

Pada Januari 2019 lalu, mobil listrik yang berhasil terjual di negara itu mencapai sekitar 37,8 persen dan meningkat terus hingga bulan-bulan berikut mencapai 42,4 persen selama setahun penuh.

Dikutip dari Reuters, Selasa, Norwegia saat ini sedang berusaha untuk menghentikan penjualan mobil-mobil yang masih menggunakan mesin pembakaran. Untuk mendukung kampanye itu, pemerintah setempat telah memberikan bebas biaya pajak bagi pengguna kendaraan bertenaga baterai.

Baca juga: Mobil listrik Tesla akan pakai baterai buatan China

Baca juga: Mobil listrik dan udara bersih untuk Jakarta


Sebagai hasil dari kebijakan tersebut, Norwegia memiliki tingkat penggunaan kendaraan listrik tertinggi di dunia, menjadikannya tempat pengujian ketika pembuat mobil berusaha untuk mempromosikan model-model baru.

Pada bulan Januari, kendaraan serba guna e-tron sports utility electric Audi Jerman menjadi mobil terlaris di Norwegia untuk kedua kalinya dalam empat bulan, mencapai pangsa pasar 9,4 persen.

Audi berhasil menjual sekitar 902 unit SUV listrik, diikuti dengan Renault Zoe dengan 533 unit mobil dan terakhir ada produsen kendaraan Jerman Golf Volkswagen dengan 511 unit.

Pada tahun 2019, Tesla Model 3 menjadi mobil paling populer di Norwegia dengan kisaran 15.700 kendaraan terjual selama setahun penuh, meraup 11 persen pangsa pasar.

Baca juga: Renault tambah varian PHEV untuk Megane

Baca juga: Mobil PHEV masuk duluan di Indonesia, ini kata MMKSI

Baca juga: Toyota-Panasonic bikin pabrik baterai mobil listrik, beroperasi April

Pewarta: KR-CHA
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2020