Harga Crossover MPV Mitsubishi tidak tembus Rp300 juta

Jumat, 17 Februari 2017 19:26 WIB | 7.869 Views
Harga Crossover MPV Mitsubishi tidak tembus Rp300 juta
Osamu Iwaba Operating General Manager MMC Marketing Division PT KTB bersama Corporate Brand Ambassador Vanesha Prescilla pada perkenalan Mitsubishi XM Concept di Surabaya, Rabu (28/9). (ANTARA News/Alviansyah Pasaribu)
Jakarta (ANTARANews) - Satu lagi produsen otomotif dunia yang lebih dikenal di pasar kendaraan niaga, yaitu Mitsubishi, bakal masuk ke segmen kendaraan kecil untuk keluarga berkapasitas tujuh penumpang atau yang lebih kenal dengan low multi-purpose vehicle (LMPV).

Tidak main-main Mitsubishi Motor Corp (MMC) secara khusus menginvestasikan dana sekitar Rp7 triliun untuk membangun pabrik baru di Bekasi, Jawa Barat, guna mendukung daya saing MPV kecilnya yang bakal diluncurkan pada semester kedua tahun ini.

Tidak itu saja, keseriusan MMC menggarap pasar LMPV yang memang menggiurkan itu juga diperlihatkan dengan aktivitas pameran khusus di sejumlah kota besar. Setelah Jakarta, Surabaya, dan Semarang, akhir pekan ini (15-19 Pebruari 2019), Mitsubishi membidik warga Bandung untuk melirik mobil konsep Crossover MPV yang dikenal dengan Mitsubishi XM Concept.

"Small MPV kami nantinya setidaknya 80 persen mirip Mitsubishi XM Concept itu," kata Head of MMC Sales & Marketing Group PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) Imam Choeru Cahya, di Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Imam yang sudah menjajal langsung  XM Concept yang merupakan prototipe LMPV Mitsubishi itu mengatakan kendaraan itu sudah dicoba dan sedang diuji sebelum diproduksi massal.

"Kami sih berharap bisa diluncurkan lebih cepat," ujar Imam.

Pihaknya masih berencana meluncurkan LMPV -- yang bakal menjadi penantang baru Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, dan Suzuki Ertiga itu --  pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Agustus 2017.

Secara produksi, kata dia, pabrik baru dengan kapasitas 160 ribu unit di Bekasi itu bakal siap merakit model baru andalan Mitsubishi untuk meraih volume penjualan yang besar pada segmen kendaraan penumpang,  pada dua bulan mendatang.

Sedangkan secara komersial, lanjut Imam, pihaknya masih harus melakukan sosialisasi dan pengenalan kepada masyarakat maupun tenaga pemasaran dan dealer tentang MPV berdesain crossover ini, yang memang secara konsep terlihat sangat beda dengan pemain yang sudah ada sebelumnya.

"Kami harus melakukan sosialisasi terutama ke tenaga sales agar apa yang dijanjikan kepada konsumen, tidak meleset," ujar Imam.

Ia mengatakan yang menjadi pembeda LMPV Mitsubishi  dengan mobil sejenis yang sudah lebih dulu meluncur, akan terlihat jelas pada desain eksterior yang gagah khas model crossover, namun  ruang kabin bakal terasa lebih luas dan nyaman, dengan tingkat kekedapan yang lebih tinggi.

"Sebagai pemain baru kami harus memiliki perbedaan dari (LMPV) yang sudah ada," kata Imam.

Kendati beda tampil lebih beda dengan kualitas yang dijanjikan lebih baik, ia menegaskan soal harga tidak akan jauh berbeda dengan LMPV lainnya. Saat ini LMPV yang ada di pasaran bergerak pada kisaran harga  antara Rp 150 juta sampai Rp 295 juta per unit.  

"Kami usahakan kalaupun ada varian yang mirip sekali dengan XM Concept yang dipamerkan, harganya tidak tembus Rp300 juta per unit," ujar Imam. Apalagi Mitsubishi merakit kendaraan tersebut di Indonesia, dengan komponen lokal menembus angka 65 persen.

Ia yakin dengan desain yang "ganteng" dan ruang kabin yang luas dan nyaman, LMPV Mitsubishi yang belum diberi nama ini  kelak bisa terjual hingga 5.000 unit per bulan.

"Kendaraan ini akan menjadi pintu masuk Mitsubishi yang selama ini dikenal di segmen kendaraan komersial untuk menjadi pemain tiga besar di segmen kendaraan penumpang," katanya.

Tahun lalu penjualan Mitsubishi di segmen kendaraan penumpang, termasuk light commercial vehicle seperti Colt dan L-300, mencapai sekitar 67 ribu unit. Imam optimis begitu LMPV Mitsubishi dipasarkan triwulan ke-4 tahun ini, maka penjualan akan naik setidaknya 15.000 sampai 20 ribu unit. "Tahun depan (2018), baru akan ada lompatan besar penjualan Mitsubishi ketika LMPV ini dijual sepanjang tahun," kata Imam.

LMPV Mitsubishi yang masih dirahasiakan bentuk aslinya dan masih terlihat dalam bentuk konsep itu akan dipasarkan dalam beberapa varian untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Namun Imam masih enggan menjelaskan secara detail.

Ditambahkan Head of MMC Public Relation Dept KTB Intan Vidiasari, setelah pameran khusus di Bandung, Mitsubishi XM Concept dengan warna hijau terang itu akan dipamerkan pada konferensi dealer Mitsubishi se-Indonesia pada Maret mendatang.

"Nantinya mobil ini tidak hanya untuk pasar dalam negeri, tapi juga ekspor," ujar Intan.

Editor: B Kunto Wibisono

COPYRIGHT © 2017

Pengembangan teknologi mobil swakemudi menjadi salah satu topik yang dibahas Audi dalam pertemuan tahunan mereka, pekan lalu, yang juga membahas serangkaian ...
Pihak berwenang di Filipina berencana menghapus angkutan umum legendaris peninggalan Perang Dunia II yang disebut "Jeepney" guna mengurangi polusi dan ...
Pabrikan otomotif Meksiko, Giant Motors Latinoamerica, tengah mengembangkan purwarupa taksi elektrik untuk menggantikan taksi berbahan bakar minyak yang ...
Agen pemegang merek Tata Motors di Indonesia, PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), mengoreksi target pertumbuhan penjualan mereka sepanjang tahun 2017 ...
PT Shell Indonesia meluncurkan produk pelumas mesin sepeda motor terbarunya, Shell Advance 4T AX5 Scooter 10W-30, yang diperuntukkan khusus bagi pengguna ...