Pekerja menjilid Al Quran Braille yang telah selesai di produksi di Yayasan Penyantun Wyata Guna, Bandung, Jawa Barat, Senin (2/3/2026). Pekerja menyatakan, pada Ramadan tahun ini, percetakan tersebut mengalami penurunan produksi sekitar 50 persen dari tahun sebelumnya atau hanya memproduksi 100 set Al Quran Braile dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 200 set akibat biaya cetak yang mahal dan pesanan yang berkurang. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa.