Denpasar (ANTARA News) - Bird Production bersama komposer asal Jerman Peter Heckmann mengorbitkan penyanyi asal Bali, Puspa, yang diklaim punya banyak kemiripan dengan artis Angun C Sasmi. Puspa, kelahiran Gianyar 15 Maret 1982, pada peluncuran albumnya, "Someday", berisi 14 lagu, di Sector Bar, Sanur, Senin malam, mengaku sudah lima tahun menunggu kesempatan yang akhirnya bisa tercapai itu. "Saya telah menekuni satu-persatu lagu-lagu yang akhirnya menjadi album ini sejak sebelas tahun lalu. Kesempatan meluncurkan album yang saya harapkan sudah tercapai lima tahun lalu, baru terwujud malam ini," ucapnya. Penyanyi dengan latar belakang penari klasik Bali itu tampil lincah dan memukau. Ia bergerak ke sana-kemari kental dengan gaya tari klasik yang didominasi gerakan bahu dan tangan bagai burung terbang. Hadirin tak henti-henti memberi sambutan tepuk tangan, meski saat mengawali menyanyikan lagu-lagunya terlihat demam panggung, hingga vokalnya kurang jelas, terkalahkan iringan musik. Dari 14 lagu, Puspa menyanyikan separuhnya. Vokalnya mulai terdengar berkelas ketika menyanyikan lagu Arabica, Bali Menari, Berjanjilah dan tembang Bom Bom yang bernuansa riang gembira. Vokal dan kelincahannya mirip Anggun C Sasmi. "Meski mirip Anggun, Puspa ya tetap Puspa. Ia memiliki kelebihan dalam perpaduan gerak tari yang begitu menonjol," kata Peter Heckmann. Bakat menyanyi pada diri Puspa awalnya ditemukan oleh Kevin Bird, pimpinan Bird Porduction, saat berkunjung ke Pulau Dewata untuk pembuatan sebuah film. Kevin kemudian meminta orang kepercayaannya, Peter Heckmann, untuk mengembangkan bakat terpendam pada diri Puspa yang semula dikenal sebagai penari klasik. Komposer yang pernah terlibat dalam pengerjaan proyek Depeche Mode, Duran Duran, Enya, T.A.T.U., Ultravox, Hans Zimmer, hingga Boney M itu pun "jatuh cinta" pada potensi bakat menyanyi pada diri Puspa. Bird Production bersama Peter Heckmann kemudian mengerahkan kolaborasi multi bintang, dengan melibatkan Dewa Budjana, Balawan, Gus Mantra, Deni Lolot dan lainnya hingga Puspa menghasilkan album berisi 14 tembang tersebut.(*)

Pewarta:
Editor: Heru Purwanto
Copyright © ANTARA 2008