Jakarta (ANTARA) - Pabrik manufaktur kedua Aston Martin Lagonda di Inggris, yang berada di lahan seluas 90 hektare bekas situs Kementerian Pertahanan di St Athan, mulai memproduksi mobil pertamanya, Aston Martin DBX.

Pabrik St Athan, Wales diumumkan menjadi pabrik kedua di Inggris untuk Aston Martin Lagonda pada awal 2016 dan sejak saat itu telah diubah menjadi manufaktur yang modern untuk mengerjakan pembuatan mobil mewah Aston Martin.

Pembukaan St Athan telah mencipatkan sebanyak 200 lapangan kerja baru dan akan terus bertambah hingga 550 lebih. Sebagai akibat langsung dari investasi ini, 3.000 pekerjaan akan tercipta di seluruh rantai pasokan dan bisnis lokal.

Presiden dan Kepala Eksekutif Grup Aston Martin Lagonda, Andy Palmer mengatakan, St Athan akan menjadi fasilitas produksi tunggal untuk Aston Martin DBX, SUV pertama mereka yang telah diciptakan untuk segmen pasar mewah yang berkembang pesat saat ini.

"Ini adalah saat yang mengasyikkan bagi Aston Martin Lagonda. Fasilitas manufaktur mewah kedua kami sekarang memproduksi mobil dan siap untuk masuk ke produksi penuh pada 2020," katanya seperti dikutip dari laman Aston Martin, Jumat.

"Fasilitas dan tim manufaktur kami, yang dipimpin oleh Wakil Presiden dan Kepala Operasi Manufaktur Keith Stanton telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menyiapkan pabrik hampir setahun sebelum produksi dimulai, tepat waktu dan sesuai anggaran," tuturnya.

Rencananya Aston Martin DBX akan diluncurkan pada akhir 2019 ini.

Baca juga: Spesifikasi Aston Martin DBS Superleggera

Baca juga: Aston Martin luncurkan karya klasik dari James Bond

 

Pewarta: KR-CHA
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019