Jakarta (ANTARA) - Motul Indonesia terus merambah berbagai kanal pasar perdagangan berbasis Internet (e-commerce) sejak Februari 2019 demi peningkatan dan perluasan citra merek produk mereka di Tanah Air.

"Kami minta distributor resmi kami untuk masuk ke Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee sejak Februari. Kami juga masuk ke Blanja.com pada bulan ini serta ke Lazada dan Blibli pada bulan depan," kata Manajer Pemasaran Motul Indonesia Pebruono Christiawan dalam peluncuran Motul Moto 4T 10W40 di Jakarta, Kamis.

Christiawan mengatakan kebutuhan peningkatan citra merek produk pelumas itu dibutuhkan produsen asal Prancis tersebut menyusul pangsa pasar yang kurang dari 10 persen di Indonesia.

Baca juga: Motul bidik 10 persen pasar lewat pelumas mineral

Sementara, Motul juga butuh perluasan citra merek karena persepsi masyarakat tentang Motul masih terbatas pada produk-produk pelumas segmen premium.

"Kami juga ingin menjaga kualitas dan keaslian produk kami yang dibeli konsumen dengan jalur distribusi e-commerce. Kami ingin konsumen terhindar dari produk palsu," kata pria yang akrab disapa Iwan itu.

Produk palsu Motul, lanjut Iwan, seringkali dijumpai konsumen yang membeli secara daring (online) di berbagai kanal e-commerce.

"Produk palsu sulit dibedakan karena menggunakan botol asli. Hanya saja, isinya palsu dan itu sangat sulit dibedakan konsumen. Kami sudah mengomunikasikan keaslian produk kami melalui berbagai jaringan sosial media yang kami miliki," katannya.

Iwan menjamin keaslian produk pelumas Motul yang dijual di jaringan resmi Motul Indonesia secara daring maupun bengkel-bengkel resmi mereka.

Baca juga: Motul janjikan pelumas mineral untuk motor matik

Pewarta:
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2019