Jakarta (ANTARA) - Sejak meluncur di Indonesia pada 27 Februari 2019, Wuling Motors sudah mengantongi lebih dari 1.000 surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk produk SUV Wuling Almaz.

Brand Manager Wuling Motors, Dian Asmahani, menjelaskan bahwa konsumen yang memesan Almaz akan masuk ke daftar tunggu (inden) dengan waktu pengiriman sekira satu bulan setelah memesan.

"Sejak kami umumkan harga pada tanggal 27 Februari, sebenarnya konsumen sudah bisa transaksi karena harga sudah fix," kata Dian di sela-sela test drive Wuling Almaz di Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (7/3).

"Iya, sebulanan.," kata Dian menanggapi pertanyaan soal waktu inden Almaz, kemudian menambahkan "Tergantung antrean juga. Tapi kami sudah memulai. Bisa Maret, April, atau Mei karena itu tergantung urutan dalam pemesanan konsumen."

Pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, memiliki kapasitas produksi maksimal 120ribu unit kendaraan per tahun. Kapasitas produksi tidak menjadi masalah bagi Wuling untuk memproduksi Almaz, kendati mereka harus menyesuaikan komposisi produksi dengan model lainnya yakni Confero, Cortez dan Formo.

"Karena ini produk keempat dan masih baru. Jadi ada beberapa adjustment. Kapasitas produsi sebetulnya 120ribu unit, tapi komposisinya Confero, Cortez, Almaz pasti akan disesuaikan dengan demand pasar," kata dia.

Ia menjelaskan, penyesuaian itu terkait dengan jadwal produksi yang seimbang antara keempat model tersebut, tanpa mengurangi produksi model lainnya.


Baca juga: Alasan Wuling ikut bermain di segmen SUV

Baca juga: Menjajal SUV Wuling Almaz di habitat yang sesungguhnya

Baca juga: Wuling Almaz resmi meluncur, harga Rp318,8 juta
Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2019