California (ANTARA News) - Perusahaan rintisan (startup) asal Silicon Valley yang bergerak di bisnis pengiriman barang tanpa pengemudi (nirawak), Nuro, berhasil mengumpulkan dana investasi senilai 940 juta dolar AS (sekira Rp13,2 triliun) dari SoftBank Group, dilansir Reuters, Selasa.

Dengan tambahan dana itu, Nuro telah mengumpulkan lebih dari 1 miliar dolar AS dari investor, termasuk dana dari Greylock Partners dan Gaorong Capital.

Nuro merupakan salah satu startup yang berkembang pesat sejak didirikan dua mantan insinyur swakemudi Google, Dave Ferguson dan Jiajun Zhu, pada 2016.

Tahun lalu, Nuro meluncurkan kendaraan pengiriman tanpa awak dengan menggandeng jaringan distribusi supermarket AS, Kroger, guna memperluas layanannya.

Layanan itu memungkinkan orang memesan secara online dan mengirimkannya melalui kendaraan berbasis robot aplikasi, yang beroperasi secara independen.

"Kami telah menghabiskan dua setengah tahun terakhir untuk membangun tim yang luar biasa, meluncurkan layanan tanpa awak pertama, bekerja dengan mitra yang luar biasa dan menciptakan teknologi untuk secara fundamental, meningkatkan kehidupan sehari-hari kami," kata pendiri Nuro, Dave Ferguson dalam keterangan tertulisnya.

Perusahaan yang beroperasi di Wilayah San Francisco, mengatakan akan menggunakan dana itu untuk memperluas layanan pengirimannya ke daerah-daerah baru, menambah mitra, memperluas armadanya, dan menumbuhkan tim kerja.

"Kemitraan ini memberi kami kesempatan untuk mengambil langkah ke depan dalam mewujudkan visi kami demi perdagangan lokal dan penerapan luas teknologi kami," kata Dave.

Baca juga: SsangYong uji sistem swakemudi SUV Korando

Baca juga: Amazon ikut berinvestasi teknologi swakemudi

Baca juga: Startup kendaraan otonom Zoox rekrut eksekutif Intel jadi CEO


 

Penerjemah: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2019