Suzuki akan ekspor All New Ertiga ke 29 negara

Sabtu, 18 Agustus 2018 06:13 WIB
Suzuki akan ekspor All New Ertiga ke 29 negara
Soerang model berpose di samping mobil All New Suzuki Ertiga. (ANTARA /Zarqoni maksum)
Jakarta (ANTARA News) - Suzuki Indonesia akan memulai proses ekspor kendaraan keluarga All New Ertiga sebanyak 12.000 unit ke 29 negara tujuan pada periode September 2018 sampai Maret 2019.

Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Setiawan Surya pada Jumat mengatakan, gelombang pertama pengiriman akan ditujukan ke Filipina dan Meksiko.

"Pabrik Suzuki di Cikarang sedang menuju tahap akhir persiapan ekspor perdana All New Ertiga dan gelombang pertama akan dilakukan untuk Filipina dan Meksiko," kata Setiawan Surya dalam keterangan tertulisnya, Jumat.

"Dengan ekspor All New Ertiga yang ditujukan kepada 29 negara, kontribusinya mencapai 45 persen dari total ekspor keseluruhan kami," kata Setiawan Surya.

Kesiapan produksi All New Ertiga di pabrik Suzuki Cikarang pada September merupakan komitmen Suzuki untuk berkontribusi pada visi Indonesia dalam meraih predikat sebagai produsen mobil terbesar di ASEAN yang diupayakan melalui Revolusi Industri 4.0 oleh Kementerian Perindustrian RI.

Di dalam Revolusi Industri 4.0, Kemenperin membedah strateginya pada lima sektor utama yaitu makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, kimia, dan elektonik.

Pada sektor otomotif, Kemenperin menentukan Strategi Otomotif 4.0 yang salah satu caranya adalah dengan meningkatkan ekspor untuk multi-purpose vehicle (MPV).

Baca juga: Ekspor Suzuki melejit pada semester pertama 2018

Turunan lain dari pengimplementasian Revolusi Industri 4.0 yang juga sejalan dengan langkah Suzuki adalah penggunaan robotika canggih. Pabrik Suzuki Cikarang sudah melakukan inovasi tersebut sehingga akan mengefisiensikan cara kerja dan menambah efektivitas produksi.

Pabrik Suzuki di Cikarang juga menerapkan regulasi Euro 4 yang diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. 20/Setjen/Kum.1/3/2017 yang akan efektif pada Oktober 2018 untuk mobil mesin bensin.

Penerapan Euro 4 pada ekspor All New Ertiga akan memenuhi standar aturan kendaraan global dan sekaligus dapat meningkatkan produktivitas sebagai dampak dari penyeragaman spesifikasi teknologi mesin produk ekspor maupun domestik.

"Kontribusi kami dalam industri ekspor Indonesia optimis kami bangkitkan September ini melalui ekspor All New Ertiga dan ke depannya kami akan terus melakukan evaluasi serta kajian untuk meningkatkan angka ekspor, baik dari tipe yang diproduksi maupun dari negara tujuan ekspornya," tutup Setiawan.

Baca juga: Ertiga-Ignis andalan penjualan Suzuki selama GIIAS

Baca juga: Daftar mobil terfavorit dan anjungan terbaik GIIAS 2018

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2018

PT Astra Otoparts Tbk membukukan pendapatan bersih konsolidasi sebesar Rp7,42 triliun sepanjang semester pertama 2018, meningkat 14,6 persen dibandingkan ...
Badan Kejahatan Asuransi Nasional Amerika Serikat merilis laporan tahunan berupa daftar 10 kendaraan yang paling banyak dicuri di negara itu. Temuan-temuan ...
Pembuat mobil sport, Porsche, mengumumkan pada Minggu bahwa akan menjadi raksasa otomotif Jerman pertama yang meninggalkan penggunaan mesin diesel. Langkah ...
Mobil adalah kendaran yang digandrungi pada saat ini, karena kenyamanan dan keunggulannya dibandingkan sepeda motor, sehingga banyak pengguna mobil rela ...
  Aston Martin mengonfirmasi langkah selanjutnya dalam pasar kendaraan hypercar dengan mengumumkan rincian Project "003" sebagai penerus model ...