Tangerang (ANTARA News) - Tidak semua agen pemegang merek memiliki tim pembalap, namun sejak 1989 Toyota justru membentuk Toyota Team Indonesia (TTI) untuk menunjukkan komitmen terhadap perkembangan motorsport di Indonesia, sekaligus ajang unjuk ketangguhan kendaraan yang diproduksinya. 

"Tidak hanya berpartisipasi pada Asian Games, kami juga konsisten mendukung pengembangan motorsport Indonesia, " kata Eksekutif GM PT Toyota Astra Motor (TAM) Fransiscus Soerjopranoto di Tangerang, Banten, Kamis. 

Di sela-sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 di Tangerang, Banten, ia mengatakan TTI dengan lima pembalap muda (Anjasara Wahyu, Adrianza Yunial, Demas Agil, Alinka Hardianti, dan Haridarma Manoppo) telah membuktikan kepiawaiannya di ajang motorsport baik di Tanah Air maupun internasional, baik di arena slalom maupun touring.

"Ini juga membuktikan kendaraan yang mereka (TTI) gunakakan yaitu Toyota Agya, Etios, dan Yaris tangguh dan lincah di lintasan balap," kata Soejo, sapaan Fransiscus Soerjopranoto. 

Prestasi yang ditorehkan TTI tahun 2017 antara lain juara umum Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSoM) yang juga kejuaraan nasional touring (Indonesia Touring Car Championship) 1.600 Max dan Radial Auto Gymkhana 2017.

Selain itu pembalap TTI juga sukses menjadikan Indonesia juara umum slalom tingkat Asia pada Asia Auto Gymkhana Competition 2017 yang diikuti peslalom tangguh dari berbagai negara di kawasan itu.

"Hasil itu melalui teknologi, Toyota mampu menghadirkan excitement, fun, and safety dalam berkendaraan," ujar Soerjo.

Baca juga: Toyota buktikan ketangguhan mesin lewat TTI

Baca juga: Pebalap Toyota Indonesia berhasil finis di Gazoo Racing 2017

Baca juga: Toyota Innova dan Fortuner tetap handal dengan B20
Pewarta:
Editor: Monalisa
Copyright © ANTARA 2018