Sensasi All New Ertiga untuk wanita zaman now

Jumat, 29 Juni 2018 08:04 WIB
Sensasi All New Ertiga untuk wanita zaman now
Suzuki All New Ertiga saat test drive di Bali, Kamis (28/6/2018) (ANTARA News/ Lia Wanadriani Santosa)
Bali (ANTARA News) - Sebagian kaum hawa masa kini yang menyukai mobil sejenis sedan atau kendaraaan ceper setipe itu mungkin tak akan begitu sulit mengendalikan setir Suzuki All New Ertiga.

Walaupun dimensi bodi kendaraan lebih besar dari tipe sebelumnya, yakni panjang 4395 mm, tinggi 1690 mm dan lebar 1735 mm, kendaraan ini nyaman untuk dimasuki.

Sekalipun jika saat itu sang wanita mengenakan rok, salah satunya seperti Rossi Handayani. Perempuan berhijab itu mengatakan, masuk kendaraan low Multi Purpose Vehicle (MPV) itu mirip memasuki kendaraan ceper pada umumnya.

"Mudah, enggak harus naikin sedikit rok," kata jurnalis salah satu media nasional itu kepada ANTARA News di sela Media Test Drive di Bali, Kamis (28/6).
Rossi Handayani saat mengendarai Suzuki All New Ertiga pada test drive
di Pantai Pandawa, Bali, 28 Juni (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)


Di sisi lain, menurut Head of Product Development & Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Harold Donnel kemudahan ini memudahkan pengendara wanita terikat dengan kendaraannya.

"Wanita kan enggak biasa membawa mobil tinggi. Dia memilih yang lebih ceper, lebih enak, kalau pakai rok bisa gampang masuk. Itu yang paling kami incar, enggagement dia dengan mobilnya. Berbeda dengan teman-teman yang lain, experience berkendara All New Ertiga itu seperti membawa sedan," kata dia dalam kesempatan berbeda.

Soal setir, menurut Tentry Yudvi-- jurnalis perempuan yang pernah menjajal All New Ertiga-- cenderung tak ada masalah, karena ringan dan nyaman. "Setirnya enak, ringan. Untuk cewek-cewek enggak akan bikin berotot, lalu bangkunya empuk, beda sama yang selama ini gue naikin," tutur dia.
Setir All New Ertiga (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)


Selain itu, kaum hawa yang cenderung membawa banyak barang ke dalam mobil bisa menaruh barang-barangnya itu semisal kotak sepatu hingga kereta dorong bayi di bagian atau row ketiga mobil.

Row ketiga mobil dalam kondisi jok terlipat bisa menampung sekitar dua koper ukuran besar (47x23x63 cm) dan tiga koper berukuran sedang (37x22x56 cm) tanpa harus menghalangi pandangan pengemudi ke bagian belakang mobil melalui cermin tengah.   

"Jadi, kami kembangkan undertray yang ada row ketiga. Box sepatu masih masuk di situ, tetapi tidak menghilangkan, kalau dia mau taruh stroller bayi dan lainnya," tutur Harold.

Selain itu, khusus wanita yang berkendara sembari membawa buah hatinya, bisa secara nyaman menggunakan fitur isofix untuk mengaitkan baby car seat cover ke jok mobil dan membuatnya stabil.

Untuk trek jalan zig-zag dan kendaraan dipacu relatif kencang, Tentry mengatakan tak ada kendala.

"Saat zig-zag enteng. Koplingnya nyaman, gas-nya enak, remnya pakem," kata Tentry.  


Postur tubuh

Bagi pengendara perempuan yang posturnya relatif tak terlalu tinggi dapat menggunakan fitur head adjuster, sehingga posisi duduknya bisa lebih tegak dan posisi duduknya bisa lebih tinggi.

Bila masih kurang tinggi dan belum menggapai stir, ada fitur teleskopik yang bisa digunakan. Fitur ini memungkinkan pengendara mengatur posisi setir untuk dapat maju atau mundur sejauh sekitar 3 inci
 
Kemudian, khusus penumpang di row ketiga dan bertubuh cukup semampai  yakni 170 cm, relatif masih bisa bernapas lega karena tak perlu memiringkan posisi tubuh agar dengkul bisa nyaman.  

Dengkul menempel tipis dengan jok di row kedua dalam kondisi posisi jok row dua normal (tidak dimundurkan ke belakang).

Namun, menurut Harold dalam posisi paling mundur (row 2), sekalipun mereka yang tinggi tubuhnya 170 cm, dengkulnya masih bisa persis menyentuh jok.

"Jarak antar jok dengan jok depannya tergantung adjustment. Kalau posisi paling mundur (row 2), itu untuk yang tingginya 170 cm persis dengkul kena sama jok. Sandaran jok harus dimundurin sehingga porsi mundur ke belakang," tutur dia.
 
Posisi dengkul orang bertinggi badan 170 cm di jok belakang All New Ertiga (ANTARA News/Lia Wanadriani Santosa)

Kemudian, dari sisi rem ada teknologi ABS, EBD dan tipe EFP yang makin mempermudah wanita makin lihai untuk membawa mobil.

Untuk trek jalan yang sedikit berliku, ABD dan EBD bisa meringankan atau meminimalisis body roll kendaraan.

Dari sisi perangkat entertainment di dalam mobil, ada touchscreen audio, touchpanel audio dan bluetooth connection untuk  menerima panggilan telepon, mengatur volume suara pemutar musik hingga mengganti siaran radio dan lainnya.

 

Editor: Jafar M Sidik

COPYRIGHT © 2018

Perusahaan produsen kendaraan roda empat asal India, Tata Motors menarget penjualan 400 unit kendaraan komersial  di Sumatera Selatan pada tahun ...
Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...
Perusahaan pembiayaan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) meluncurkan situs e-commerce jual beli motor bekas momotor.id guna meneruskan ...
Toyota Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan 18 kendaraan berupa 12 mobil listrik ...