Tesla tutup selusin fasilitas panel surya

Sabtu, 23 Juni 2018 00:59 WIB
Tesla tutup selusin fasilitas panel surya
Mobil listrik Tesla melakukan pengiasian daya. (pixabay/creative commons)
California (ANTARA News) - Langkah pembuat mobil listrik, Tesla, yang merampingkan 9 persen jumlah tenaga kerja pada pekan lalu ternyata berdampak serius pada bisnis panel surya yang dibelinya dua tahun lalu.

SolarCity, perusahaan penjualan dan instalasi yang didirikan dua sepupu pimpinan Tesla Elon Musk, menutup sekitar selusin fasilitas instalasi panel surya, berdasarkan dokumen internal perusahaan.

Namun sebanyak 60 fasilitas instalasi tetap buka, menurut daftar internal perusahaan yang dilihat Reuters, berupa sebuah email dengan judul "14 fasilitas dijadwalkan untuk ditutup" kendati hanya menyebutkan 13 lokasi.

Adapun lokasi instalasi dalam email internal itu antara lain di California, Maryland, New Jersey, Texas, New York, New Hampshire, Connecticut, Arizona dan Delaware.

Tesla menolak berkomentar terkait lokasi panel surya yang akan ditutup, atau berapa banyak karyawan yang kehilangan pekerjaan.

Baca juga: Tesla tuntut mantan karyawan pelaku sabotase

Baca juga: Elon Musk duga ada sabotase di Tesla


Perusahaan mengatakan pemangkasan tim energi secara keseluruhan - termasuk baterai untuk menyimpan tenaga - sejalan dengan pengurangan 9 persen staf secara lebih luas.

"Kami terus berharap bahwa panel surya dan baterai Tesla akan menjadi ukuran yang sama pada otomotif dalam jangka panjang," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

Penutupan yag belum pernah dilaporkan sebelumnya itu, menimbulkan pertanyaan baru kelayakan bisnis panel surya Tesla yang sempat disebutkan tengah kekurangan dana, demikian Reuters.

Baca juga: Daimler perkenalkan dua truk listrik untuk saingi Tesla
Baca juga: Taycan, nama mobil listik Porsche calon pesaing Tesla

Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2018

Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Perusahaan produsen kendaraan roda empat asal India, Tata Motors menarget penjualan 400 unit kendaraan komersial  di Sumatera Selatan pada tahun ...
Atraksi Gajah Monster menjadi salah satu acara yang paling ditunggu pengunjung pada Otobursa Tumplek-Blek 2018 di Kemayoran, Jakarta, 21-22 Juli. Gajah ...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...
Toyota Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan 18 kendaraan berupa 12 mobil listrik ...