Elon Musk duga ada sabotase di Tesla

Selasa, 19 Juni 2018 11:36 WIB
Elon Musk duga ada sabotase di Tesla
Tesla Model 3. (Tesla)
San Francisco (ANTARA News) - CEO Tesla Inc, Elon Musk, dalam surat elektronik internal untuk karyawan, menyampaikan kecurigaannya terhadap sabotase operasional perusahaan tersebut.

Musk, seperti dikutip dari Reuters, menduga kejanggalan tersebut terjadi selama beberapa pekan ini. Dalam surat itu, Musk menduga seorang pegawai yang tidak disebutkan namanya menajalankan “sabotase besar dan menghancurkan” terhadap operasional, termasuk membuat perubahan kode untuk sistem operasi manufaktur dan membocorkan data rahasia Tesla ke pihak lain.

“Belum jelas sejauh mana tindakannya, tapi, apa yang dia akui sejauh ini sungguh buruk. Motivasinya melakukan hal ini adalah ingin kenaikan jabatan, yang tidak dia dapat,” kata Musk dalam surat itu.

Musk tidak menyebutkan orang yang dia sebut melakukan sabotase.

Juru bicara Tesla, Gina Antonini menolak berkomentar atas temuan email ini. 

Sementara itu, Musk dalam surat menyatakan akan menyelidiki masalah ini dalam pekan ini untuk mengetahui apakah sang aktor bertindak sendiri atau ada pihak lain di luar perusahaan yang terlibat.

Pekan lalu, Musk mengumumkan 9 persen buruh akan dirumahkan, namun, penataan ulang tidak akan berdampak pada tenaga kerja perakitaan sehingga tidak akan mengganggu target manufaktur.

Baca juga: Daimler perkenalkan dua truk listrik untuk saingi Tesla

Baca juga: Taycan, nama mobil listik Porsche calon pesaing Tesla

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © 2018

Toyota Indonesia melalui PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota-Astra Motor (TAM) menyediakan 18 kendaraan berupa 12 mobil listrik ...
Gambar "Alphabet Car" karya Xylone Margareth Andariska asal Surabaya terpilih mewakili Indonesia untuk tampil pada Global Ceremony 12th Toyota Dream ...
Kia Motors Corp akan menarik (recall) lebih dari 507.000 kendaraan di Amerika Serikat (AS) atas masalah sistem kelistrikan yang menyebabkan kantung udara ...
Produsen mobil Jerman, Volkswagen Group, akan menanamkan investasi sebesar 1 miliar euro (Rp16,7 triliun) untuk memperluas bisnis dan mendongkrak pangsa pasar ...
Fiat Chrysler Automobiles (FCA) akan menyediakan lebih dari 62.000 unit kendaraan swakemudi kepada perusahaan teknologi Alphabet Inc. Puluhan ribu mobil ...