London (ANTARA News) - Produsen mobil mewah Inggris, Jaguar Land Rover, akan menggunakan perangkat lunak BlackBerry untuk fitur hiburan dan keamanan pada kendaraannya, demikian dua perusahaan itu mengumumkan pada Kamis (22/3).

Berdasarkan kesepakatan dengan rincian yang tidak diungkapkan tersebut, BlackBerry akan melisensikan perangkat lunak QNX dan teknologi keamanan Certicom untuk kendaraan Jaguar Land Rover.

Perusahaan bermarkas di Waterloo itu berusaha mengubah model bisnisnya setelah anjloknya bisnis smartphone mereka, dengan berfokus pada industri otomotif yang bergerak cepat dan berlomba menghadirkan fitur yang lebih otonom sejalan dengan pengembangan kendaraan swakemudi.

Saham BlackBerry pun meningkat lebih dari 80 persen di Toronto pada tahun lalu.

Baca: Keputusan Jaguar bikin mobil listrik tergantung Brexit

Unit QNX, yang telah lama digunakan untuk menjalankan konsol infotainment mobil, diharapkan bisa menghasilkan pendapatan untuk perusahaan mulai 2019.

"Kendaraan terhubung dan otonom akan bereaksi serta berkendara berdasarkan data yang kaya. Platform kami membantu memproses data secara efisien dan menjaganya tetap aman dan terpercaya,” kata GM BlackBerry QNX John Wall dilansir Reuters.

Jaguar Land Rover yang dibeli oleh grup Tata pada 2008, mengatakan pada tahun lalu bahwa semua mobil barunya akan tersedia dalam versi listrik atau hibrida mulai 2020.

Produsen mobil terbesar Inggris itu mengatakan pada Januari lalu akan membuka pusat rekayasa perangkat lunak di Irlandia untuk menggarap teknologi mengemudi dan elektrifikasi otomatis canggih.

Baca: Seluruh model Jaguar tersedia dalam pilihan listrik dan hibrida mulai 2020
Penerjemah:
Copyright © ANTARA 2018