Banyuwangi (ANTARA News) - Banyuwangi disebut sebagai pasar yang menjanjikan untuk Mitsubishi, mengingat Karesidenan Besuki yang meliputi Kabupaten Banyuwangi, Bondowoso, Jember, dan Situbondo selama ini berkontribusi hampir setengah dari penjualan brand ini di Jawa Timur.

"Besuki sendiri punya kontribusi kurang lebih hampir 45 persen dari penjualan," kata Amiruddin, Head of Sales & Marketing Region 2 Departement PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia di Banyuwangi, Senin.

Capaian pangsa pasar di Besuki, kata Amir, mewakili sekitar 43 persen pangsa Mitsubishi di Jatim, sementara pangsa pasar provinsi Jawa Timur dalam lingkup nasional adalah 44 persen.

Itulah salah satu alasan Mitsubishi memperluas jaringan penjualan dan meratakan distribusi dengan membuka diler pertama di Banyuwangi bekerjasama dengan Sumatera Berlian Motors (SBM) Group.

"Potensi pasar di Banyuwangi cenderung membaik dan prospeknya bagus. (Ada) Pengembangan pariwisata, tambang emas dan sekitarnya, kedepannya jadi satu daerah yang sangat menjanjikan karena potensinya bagus," imbuh Suhardi Chandra, President Director SBM Group Jawa Area.

Diler baru ini diharapkan bisa menjual 50 unit kendaraan penumpang per bulan, dengan Xpander sebagai andalan karena mendapat animo bagus dari pasar Banyuwangi. Saat ini surat pemesanan kendaraan (SPK) untuk Xpander sudah mencapai 280 unit meski masih ada 180 unit yang belum dikirimkan ke pembeli.

"Dari situ bisa mendapatkan gambaran kalau masyarakat di sini potensi daya belinya bagus," kata Suhardi.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (PT MMKSI) baru meresmikan diler khusus kendaraan penumpang ke-112 di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin.

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2018