Tanpa transmisi otomatis, apakah Wuling bakal senasib Datsun?

Kamis, 12 Oktober 2017 16:36 WIB | 6.686 Views
Tanpa transmisi otomatis, apakah Wuling bakal senasib Datsun?
Logo Wuling Motors di diler Wuling Motors, di Denpasar, Bali, Rabu (11/10/2017). (ANTARA News/Gilang Galiartha)
Gianyar, Bali (ANTARA News) - PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) secara resmi memulai aktivitas penjualan di Indonesia di segmen Low MPV lewat Confero dan Confero S, namun dalam tujuh varian yang tersedia tak terdapat pilihan dengan transmisi otomatis. 

Brand & Director Wuling Motors Jason Ding mengakui pihaknya kerap mendapat pertanyaan mengenai ketersediaan varian transmisi otomatis dari sejumlah konsumen. 

"Memang banyak yang menanyakan, terutama konsumen dari Jabodetabek," kata Ding di sela-sela uji kendara Wuling Confero S, di Denpasar-Gianyar, Bali, 11-13 Oktober 2017. 

"Saya tidak bisa menyebutkan kapan, tapi kami sudah ada rencana untuk menghadirkan mobil bertransmisi otomatif," ujarnya menambahkan. 

Ketiadaan varian bertransmisi otomatis sempat menjadi pengalaman buruk bagi jenama Datsun, di bawah Nissan Motor, di Indonesia, yang sempat merajai segmen mobil LCGC berkapasitas tujuh penumpang lewat Datsun GO+. 

Namun, penjualan Datsun GO+ terjun bebas ketika muncul pesaing dari jenama yang lebih mumpuni, yakni si kembar Toyota Calya dan Daihatsu Sigra yang langsung menyediakan varian bertransmisi otomatis. 

Ditanya mengenai kekhawatiran hal serupa bisa dialami Wuling, Brand Manager Wuling Motors Dian Asmahani menolak untuk menjawab hal tersebut. 

Dian hanya memastikan bahwa Wuling memiliki kecukupan teknologi untuk menghadirkan varian transmisi otomatis, namun saat ini pihaknya masih terus meninjau dan melakukan studi untuk kesediaan varian transmisi otomatis pada produk-produk mereka yang dipasarkan di Indonesia. 

Untuk saat ini pihaknya sementara akan berkonsentrasi memperkuat brand awareness Wuling melalui Confero dan Confero S. 

"Saat ini kita fokusnya di current product-lah, yang memang sudah ada," kata Dian.  

"We have tried our best, karena kita kalau ngomong lambat juga pabriknya juga baru ya, baru tiga bulan dan produk juga baru jadi kita butuh waktu, jadi kita akan usahakan develop itu," ujarnya. 

Di sisi lain, pijakan Confero di negeri asalnya, China, juga memang tidak tersedia dalam varian bertransmisi otomatis, sehingga Wuling Motors membutuhkan waktu lebih untuk menghadirkan transmisi otomatis bagi model tersebut.

Editor: Ade Marboen

COPYRIGHT © 2017

Produsen ban asal Prancis, Michelin, masih fokus untuk memperkenalkan dan membangun brand mereka kepada calon konsumen di Indonesia, kendati sudah masuk pasar ...
Yamaha menggelar perayaan satu dekade Yamaha Vixion dengan menggelar jambore yang diramaikan ribuan anggota komunitas dan konsumen di Rizen Kedaton Gunung ...
Asuransi Astra meluncurkan layanan baru bernama Garda Oto Digital, layanan asuransi kendaraan bermotor yang bisa dibeli secara online. Peluncuran Garda ...
Toyota Motor Corporation mengungkapkan sebuah konsep bus bertenaga fuel cell yang diberi nama Sora.Teknologi fuel cell menggunakan alat konversi energi ...
Di sela kunjungan kerjanya ke Jepang, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengadakan pertemuan dengan CEO Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko ...