Jakarta (ANTARA News) -  Jaguar Land Rover (JLR) mengumumkan investasi senilai 25 juta dolar AS ke startup berbagi kendaraan, Lyft, lewat seksi inovasi mereka InMotion.

Jenama otomotif Inggris yang dimiliki Tata itu juga akan menyediakan sejumlah unit Jaguar dan Land Rover untuk pengembangan teknologi mobil swakemudi, menyusul langkah serupa General Motors dan Google Waymo yang juga menjalin rekanan dengan Lyft.

JLR sudah memulai pengujian kendaraan otonom di Inggris dan berencana mengoperasikan armada lebih dari 100 unit mobil tanpa pengemudi dalam tiga tahun ke depan.

"Ini investasi strategis untuk kedua belah pihak sebagaimana kami berkonsentrasi berinovasi solusi mobilitas baru untuk para pelanggan," kata Direktur Eksekutif Perusahaan dan Strategi JLR, Hanno Kirner, sebagaimana dilansir laman Carscoops, Kamis.

"Berkolaborasi dengan bisnis teknologi yang berkembang seperti Lyft akan membantu kami mengakselerasikan ambisi kami," ujarnya menambahkan.

Presiden sekaligus Pendiri Lyft, John Zimmer, juga menyambut baik kerja sama dengan JLR dan InMotion.

"Lyft memiliki visi masa depan di mana kita bisa berbagi mobilitas yang mentransformasikan kota dan meningkatkan kualitas hidup orang banyak. Kerja sama ini akan membantu kami mencapai tujuan ambisius itu," katanya.

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Monalisa
Copyright © ANTARA 2017