Tangerang (ANTARA News) - Distributor resmi Jaguar Land Rover di Indonesia, PT Wahana Auto Ekamarga (WAE), mengungkapkan mereka menargetkan mampu mencapai penjualan sebanyak 200 unit untuk aktivitas bisnis mereka sepanjang tahun 2017.

Target tersebut meningkat dari pencapaian mereka yang menjual sekira 170 unit sepanjang 2016 lalu.

"2016 kami jual sekira 170 unit, tahun ini target 200 unit," kata Product Manager WAE, Tommy Handoko, ditemui di sela-sela peluncuran Jaguar F-Type Britisih Design Edition dan All-New Range Rover 3.0 Vogue Long Wheelbase (LWB) di Serpong, Tangerang, Sabtu.

Sementara hingga memasuki bulan April ini, Tommy mengaku pihaknya sudah melayani pembelian sekira 40 unit dengan komposisi 10-15 unit dari lini produk Jaguar dan lebih dari 20 unit dari lini produk Land Rover.

"Karena di pasar Indonesia brandnya lebih kuat Land Rover, sampai saat ini Evoque masih menjadi salah satu tulang punggung penjualannya," ujar Tommy.


Range Rover Velar

Peluncuran Jaguar F-Type British Design Edition dan All-New Range Rover 3.0 Vogue LWB juga disebut Tommy menjadi salah satu alasan optimisme akan ada peningkatan penjualan di tahun 2017.


Selain kedua model tersebut, Tommy mengungkapkan pihaknya akan meluncurkan beberapa model lain, termasuk Range Rover Velar dan Range Rover Discovery 5.

Khusus untuk Velar, Tommy mengklaim pihaknya sudah mendapatkan reaksi amat positif dari pelanggan dan calon pelanggan.

"Reaksi dari pelanggan sudah bagus sejak dikenalkan di Geneve Motor Show kemarin, nanti mungkin Vellar introduce September-Oktober," ujarnya.

Di sisi lain, meski mematok target optimistis peningkatan penjualan, Tommy mengungkapkan pihaknya belum memutuskan keikutsertaan pada ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 di ICE BSD City, Serpong, Tangerang, 10-20 Agustus 2017.

"Kami GIIAS masih mempertimbangkan ikut atau tidak, nanti kami lihat lagi dari strategi tim marketingnya bagaimana. Kalaupun tidak ikut kami akan tetap melakukan special event terpisah," pungkasnya.

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2017