Jakarta (ANTARA News) - Pabrikan otomotif Korea Selatan, Kia Motors Corp, di ambang keputusan memilih negara bagian Andhra Pradesh, di India bagian Selatan, sebagai lokasi pembangunan pabrik pertama mereka di negara tersebut dalam upaya mempercepat aktivitas produksi di pasar yang bertumbuh pesat itu.

Sejumlah laporan yang mengungkapkan Kia tengah mencari lokasi yang tepat terus diterbitkan dalam beberapa waktu terakhir, namun salah seorang pejabat administasi Andhra Pradesh mengatakan kepada Reuters tahun lalu bahwa negara bagian itu sebagai kandidat utama, mengingat lokasinya berdekatan dengan negara bagian Tamil Nadu, tempat pabrik perusahaan induk Kia, Hyundai Motor Co.

Perusahaan Korea yang saat ini menempati pabrikan otomotif peringkat kelima dunia itu tengah berusaha menggali peluang bisnis baru setelah gagal mencapai target dalam dua tahun terakhir. Terlebih kini muncul kekhawatiran terhadap keberlangsungan penjualan di pasar terbesar mereka, Amerika Serikat, akibat isu proteksionisme yang didengungkan Presiden AS Donald Trump.

India muncul menjadi titik terang, sebab Hyundai yang merupakan merek terlaris kedua di sana kembali mencatatkan pertumbuhan positif dan Kia berharap dapat memanfaatkan jaringan penjualan perusahaan saudaranya itu, yang telah terbangun selama hampir dua dasawarsa dan menanamkan pengaruhnya di pasar otomotif yang diperkirakan menjadi peringkat ketiga terbesar pada 2020 mendatang.

Kia diperkirakan akan merampungkan pilihannya kepada distrik Ananthapur, negara bagian Andhra Pradesh, sebagai lokasi pabrik mereka, demikian dikatakan sumber Reuters, sembari menambahkan bahwa pihak administratif telah menawarkan lahan seluas 242,81 hektare.

Sumber lain yang namanya tak mau disebutkan, juga mengatakan Kia akan memilih Andhra Pradesh sebagai lokasi pabrik.

Kia berencana memproduksi sedan kecil dan SUV kecil mereka di pabrik tersebut sejak Juli 2019, meski rencana itu belum pasti.

CEO Kia Motors, Park Han-woo, mengatakan pihaknya memang tengah memilih lokasi pabrik di India, meski tak berkenan menjelaskan lebih lanjut.

"Persiapan berjalan lancar. Kami siap untuk melakukan peletakan batu pertama kapan pun," katanya di Seoul, Selasa.

Beberapa negara bagian lain yang disebut-sebut menjadi calon lokasi pabrik Kia adalah Maharashtra dan Gujarat.

Kia bakal bersaing dengan saudara mereka Hyundai serta Tata Motors, Honda Motor Co dan Maruti Suzuki India di pasar yang menggemari mobil-mobil seharga kurang dari 7.000 dolar AS (sekira Rp93 juta) tersebut.

Hyundai menjadi salah satu pabrikan asing tersukses di pasar tersebut, sementara Toyota Motor Corp berupaya memasuki India setelah mengumumkan kemitraan dengan Suzuki Motor Corp, yang mendominasi pasar otomotif India lewat perusahaan patungan Maruti Suzuki.

"Kia tidak boleh melewatkan kesempatan di pasar India," kata pengamat otomotif Hi Investment & Securities, Ko Tae-bong, demikian Reuters.

Penerjemah: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2017