Jambi (ANTARA News) - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan moralitas dasar masyarakat Indonesia harus tetap dibangun di tengah perkembangan zaman di era globalisasi seperti sekarang ini.

"Karena tantangan bangsa Indonesia semakin berat, mulai dari narkoba, terorisme, prostitusi, kekerasan anak dan tantangan lainnya. Sehingga untuk membendung itu moralitas dasar terus kita jaga," kata Haedar Nashir usai silaturahim bersama warga simpatisan Muhammadiyah dan pemerintahan di Jambi, Sabtu.

Di tengah perubahan dan kriris sosial yang signifikan dan harus dihadapi itu, posisi Muhammadiyah, kata Haedar, sebagai organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam akan terus selalu proaktif membangun khususnya pada bidang moralitas manusia.

"Anak-anak muda dan generasi muda bangsa Indonesia mempunyai potensi yang luar biasa, dan itu harus digerakkan supaya mempunyai intelektualitas tinggi melebihi generasi dahulunya. Sehingga bisa membawa perubahan di tengah perkembangan zaman ini," katanya.

Selain itu, melalui silaturahim tersebut adalah upaya menyatukan komitmen bersama pemerintah dan komponen masyarakat untuk perubahan ke arah yang lebih baik.

"Langkah Muhammadiyah bersama pemerintah dan seluruh komponen masyarakat di Jambi ini yang semakin dinamis membawa bangsa Indonesia dan termasuk Jambi agar lebih maju," katanya menjelaskan.

Dia mengatakan, pada dasarnya semua pihak ingin ada dinamika perubahan, karena mempunyai kekuatan yang besar diantaranya mempunyai kekayaan dan potensi alam dan sumber daya manusia yang luar biasa dari berbagai institusi.

"Dan juga kita punya modal kebersamaan yang sangat mahal, sehingga dengan modal itu kita percaya bahwa ini akan semakin membawa kemajuan bagi Indonesia dan termasuk Jambi," katanya menjelaskan.

Selain itu Haedar menyebutkan, Muhammadiyah komitmen berperan pada bidang kesehatan dan layanan sosial membantu pemerintah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat melalui kekuatan aliansi yang strategis.

"Karena daerah sekarang ini mengalami dinamika perubahan tersendiri dan kemudian relasi dengan pusat yang penuh warna. Dan melalui kekuatan aliansi strategis ini dapat memobilitasi kolektif dan kekuatan masyarakat. Ini sangat penting bagi daerah," katanya menambahkan.

Sementara itu Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli yang hadir pada silaturahim tersebut mengatakan, keberadaan Muhammadiyah berperan dalam mendukung program pemerintahan dan telah melahirkam tokoh-tokoh besar.

"Tentunya kami dari pemerintahan berharap kepada Muhammadiyah untuk mempersiapkan generasi mendatang dengan baik," kata Zola.

Pemprov Jambi, kata Zola, berkomitmen dalam pembangunan untuk memajukan daerah demi kesejahteraan masyarakat.

"Kita berharap seluruh komponen masyarakat, termasuk juga Muhammadiyah agar membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai permasalahan kehidupan bermasyarakat. Seperti memberantas narkoba, kekerasan anak dan permasalahan lainnya," kata Zola menambahkan.

(KR-DDS/R010)

Pewarta: Dodi Saputra
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2016