Jakarta (ANTARA) - Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM) menyatakan pameran internasional Automechanika Jakarta (AMJKT) 2026 menyasar industri komponen otomotif lokal dengan menjadikan gelaran tersebut sebagai etalase bagi produk manufaktur Indonesia.
Ketua Bidang Promosi dan Public Relations GIAMM Gagat Prijawan menilai Automechanika sebagai salah satu pameran komponen otomotif besar yang paling dikenal dan konsisten di dunia sehingga membuka peluang bagi pelaku industri dalam negeri untuk terhubung dengan pasar global.
“Harapan kami pameran kali ini menjadi etalase untuk produsen manufaktur di Indonesia,” ujar Gagat dalam Media Briefing Automechanika Jakarta 2026 di Jakarta, Jumat.
Baca juga: Pameran Automechanika digelar di Jakarta, diikuti ratusan eksibitor
Menurut Gagat, keterlibatan industri lokal juga menjadi bagian dari permintaan Kementerian Perindustrian sebagai kementerian pembina GIAMM agar porsi produk Indonesia dalam pameran tidak lebih kecil dibandingkan produk dari luar negeri.
“Secara area, sekitar 50:50 (produk lokal dan luar negeri), dan ini untuk kali pertama pameran tersebut (digelar di Indonesia). Menurut kami ini sangat bagus," kata dia.
Gagat mengatakan Indonesia memiliki banyak merek kendaraan roda empat dan roda dua, sementara tingkat kandungan lokal serta kemampuan manufaktur komponen dalam negeri juga sudah tinggi.
Baca juga: Automechanika Jakarta perdana hadirkan 300 lebih perusahaan otomotif
Ia menyebut kemampuan tersebut antara lain tecermin dari ekspor kendaraan dan komponen yang dilakukan Indonesia.
“Ekspor mobil kita ada 500.000 unit, belum termasuk komponennya. Artinya komponen kita dan juga mobil produksi Indonesia itu juga diekspor, dipakai di macam negara," imbuhnya.
Selain kemampuan produksi, Gagat menilai biaya tenaga kerja Indonesia di luar wilayah Jabodetabek masih kompetitif dan produktivitas tenaga kerja Indonesia dapat tinggi apabila didukung pendidikan, metode, dan mesin yang setara.
Baca juga: Pameran Automechanika siap digelar pada 24 September di PIK
Dalam rangkaian Automechanika Jakarta 2026, GIAMM juga akan menghadirkan seminar mengenai peta jalan industri otomotif Indonesia yang membahas upaya menarik investasi asing, serta menampilkan perusahaan joint venture dengan Jepang yang telah lama berkembang di Indonesia.
Langkah tersebut diharapkan dapat menunjukkan kepada pelaku industri luar negeri mengenai peluang investasi dan kemampuan industri Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan industri otomotif Indonesia secara global.
Automechanika Jakarta (AMJKT) akan digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Jakarta, pada 24-27 September 2026 dengan menghadirkan 339 eksibitor dari Indonesia dan mancanegara.
Baca juga: Dubes RI-Vietnam soroti pentingnya kualitas produk di Automechanika
Pameran menggunakan area seluas 20.800 meter persegi terdiri atas empat hall indoor dan area outdoor untuk berbagai aktivitas.
Ini menjadi ajang bagi pelaku industri otomotif, khususnya sektor komponen, suku cadang, peralatan bengkel, teknologi, dan layanan otomotif, untuk memperkenalkan produk dan teknologi sekaligus membuka peluang perdagangan, pertukaran pengetahuan, kemitraan, serta kolaborasi antara pelaku industri Indonesia dan internasional.
Baca juga: Lebih dari 120 negara dan wilayah berkumpul di Shanghai, menjajaki peluang pasar otomotif
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026