Kanada (ANTARA) - Perundingan kontrak antara Stellantis dan serikat pekerja Unifor menemui jalan buntu setelah produsen otomotif tersebut serius mempertimbangkan penutupan dan penjualan fasilitas produksinya Brampton Assembly Plant, di Kanada kepada pihak ketiga.

Brampton Assembly Plant semula dijadwalkan memproduksi Jeep Compass versi terbaru, namun, Stellantis memutuskan untuk memindahkan produksi ke Amerika Serikat di tengah perang dagang dengan Kanada, sebagaimana dilaporkan laman Carscoops, Selasa waktu setempat.

Meski sebelumnya perusahaan otomotif tersebut sempat mengisyaratkan akan ada produksi di Brampton pada masa mendatang, sikap mereka berubah pada Agustus.

Menurut serikat pekerja, Stellantis memberi tahu mereka bahwa perusahaan "serius mempertimbangkan penutupan dan penjualan fasilitas tersebut kepada pihak ketiga". Unifor "sangat menentang" kemungkinan tersebut, tetapi, Stellantis tetap melanjutkan rencananya dan menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Roshel.

Baca juga: Stellantis uji coba baterai solid-state dengan Dodge Charger Daytona

Unifor mengatakan langkah tersebut mengancam "upah, pensiun, dan berbagai tunjangan lainnya" bagi para anggotanya serta merupakan "pukulan yang menghancurkan bagi sektor industri Kanada".

"Tidak ada pengganti secara ekonomi untuk kegiatan perakitan kendaraan di Kanada, termasuk rantai pasokan yang luas, aktivitas ekonomi regional, serta pekerjaan berkualitas tinggi yang terikat dengan serikat pekerja," kata serikat tersebut.

Kondisi tersebut membuka kemungkinan terjadinya aksi mogok kerja karena kontrak yang berlaku saat ini akan berakhir pada 20 September 2026 pukul 23.59.

Sementara itu, Stellantis menyatakan bahwa Roshel merupakan langkah yang kuat untuk memulihkan kegiatan operasional yang berkelanjutan di pabrik Brampton, mempertahankan peran strategis fasilitas tersebut dalam sektor manufaktur canggih Kanada, serta membantu menghindari periode tidak beroperasi yang berkepanjangan.

Publikasi tersebut juga melaporkan bahwa Roshel menargetkan penciptaan lebih dari 2.000 lapangan kerja. Anggota Unifor yang terkena pemutusan hubungan kerja akan mendapatkan "pertimbangan pertama" untuk mengisi posisi di Canadian Center of Excellence for Defense Manufacturing yang diusulkan.

Brampton bukan satu-satunya persoalan. Unifor mengatakan perusahaan juga belum mengonfirmasi rencana produksi yang telah diproyeksikan untuk Windsor Assembly Plant maupun Etobicoke Casting Plant.

Windsor Assembly Plant memproduksi mobil Chrysler Pacifica dan Dodge Charger, sedangkan Etobicoke Casting Plant membuat komponen die casting berbahan aluminium untuk berbagai model kendaraan.

Baca juga: Stellantis setop produksi di Eropa karena karyawan mogok

Baca juga: Volkswagen berpotensi pangkas 100.000 pekerjaan

Baca juga: Pabrik BYD di Subang resmi beroperasi dan serap 5.000 pekerja lokal

Baca juga: BYD akan ambil alih pabrik tak terpakai di Eropa untuk genjot produksi

Pewarta:
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026