Jakarta (ANTARA) - Penjualan kendaraan Toyota di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan juga Jawa Tengah menunjukkan pemulihan yang cukup agresif, setelah sempat mengalami penurunan akibat penerapan pajak opsen daerah.
Meski demikian, data yang dibagikan oleh perusahaan menunjukkan adanya pertumbuhan cukup positif yang mencapai 8.900 unit atau meningkat 7,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Vice President Director Nasmoco, Jodjana Jody mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan pasar kendaraan mulai beradaptasi dengan penerapan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).
“Karena opsen sudah berlaku dari Q2 2025, tahun lalu market Jawa Tengah DIY turun 30 persen,” kata Jodjana kepada awak media yang mengikuti kegiatan media drive di Yogyakarta, Senin (14/9).
Baca juga: Pertumbuhan penjualan kendaraan HEV Toyota meningkat 86 persen
Baca juga: Penjualan Toyota Veloz Hybrid cukup stabil di DIY dan Jawa Tengah
Ia menjelaskan, penerapan opsen berdampak terhadap harga kendaraan di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
Besaran komponen pajak tersebut diperkirakan mencapai 66 persen dari BBNKB dan PKB yang berlaku, sehingga harga kendaraan di wilayah tersebut menjadi lebih tinggi.
Menurut dia, kondisi pasar mulai menunjukkan perbaikan setelah konsumen dan pelaku industri menjalani satu tahun masa adaptasi terhadap kebijakan tersebut.
“Q2, sejak ada opsen, itu 2.600 unit. Tapi tahun ini, karena sudah latihan satu tahun ya, mungkin ototnya sudah kuat lagi, jualan kami naik ke 3.500,” ujarnya.
Pemulihan juga terlihat pada penjualan periode Juli dan Agustus. Pada periode yang sama tahun sebelumnya, penjualan Nasmoco tercatat 1.800 unit.
Sementara itu, penjualan pada Juli dan Agustus 2026 mencapai 2.288 unit.
Baca juga: Mobil legendaris MR2 baru diprediksi hadir pada 2028 tanpa logo Toyota
Jodjana mengatakan, peningkatan penjualan tersebut menjadi indikator positif bagi pasar otomotif di Jawa Tengah dan DIY, meskipun harga kendaraan masih dipengaruhi oleh kebijakan perpajakan daerah.
Dari sisi model, Toyota Avanza menjadi kendaraan dengan penjualan tertinggi di Nasmoco. Model berikutnya adalah Innova, Veloz, Zenix, dan Calya.
Kelima model tersebut menjadi kontributor utama penjualan Toyota di wilayah operasional Nasmoco, yang mencakup Jawa Tengah dan DIY.
Pemulihan pasar di kedua wilayah tersebut menjadi perhatian pelaku industri otomotif karena penerapan opsen sebelumnya menyebabkan penurunan penjualan secara signifikan.
Kenaikan penjualan pada 2026, menunjukkan konsumen mulai kembali melakukan pembelian kendaraan setelah mempertimbangkan dampak perubahan struktur pajak daerah.
Baca juga: Paten dari Toyota ini sediakan fitur ubah mobil jadi kamera
Baca juga: Vios Hybrid jadi sorotan Toyota Vios Club Indonesia, berikut speknya
Baca juga: Toyota siapkan EV baru dari China dengan teknologi ala Tesla
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026