Jakarta (ANTARA) - Generasi kedua Li Mega resmi meluncur dengan sejumlah pembaruan pada kabin, teknologi berkendara, hingga sasis, untuk memperkuat posisi mereka di segmen MPV listrik premium China.
CarnewsChina pada Rabu (2/9) mengabarkan bahwa kendaraan ini hanya hadir dalam satu varian utama, yakni Mega Home.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat kembali produk andalannya di tengah persaingan kendaraan listrik premium China yang semakin ketat.
Baca juga: Li-Auto segera hadirkan penyegaran untuk MPV Mega
Secara teknis, Mega terbaru masih mempertahankan karakter sebagai MPV listrik berukuran besar dengan sistem penggerak dua motor dan arsitektur kelistrikan 800 volt.
Sistem tersebut menghasilkan tenaga gabungan, hingga 413 kW atau sekitar 553 hp.
Mobil ini menggunakan baterai 108 kWh dengan jarak tempuh hingga 710 km berdasarkan standar CLTC.
Baca juga: Li Auto desak standarisasi istilah untuk pengemudian otonom di China
Sebelumnya, Mega dikenal mampu memanfaatkan pengisian cepat berdaya tinggi, dengan teknologi 5C yang memungkinkan penambahan jarak tempuh signifikan dalam waktu pengisian relatif singkat.
Pembaruan terbesar justru terlihat pada sektor kenyamanan dan teknologi. Li Auto melakukan perubahan pada desain interior untuk menciptakan ruang kabin yang lebih menyerupai ruang keluarga.
Pada bagian sasis, Mega generasi kedua mendapatkan teknologi kemudi elektronik (steer-by-wire) dan roda belakang yang dapat ikut membelok.
Baca juga: Li Auto jadikan Halo OS open source untuk sistem operasi otomotif
Li Auto juga membekali Mega dengan sistem sasis aktif 800 volt, yang diklaim mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus mengendalikan gejala limbung ketika kendaraan bermanuver.
Dimensinya tetap besar, dengan panjang sekitar 5,35 meter dan jarak sumbu roda 3,3 meter.
Karakter tersebut membuat Mega, ditempatkan sebagai MPV keluarga premium dengan fokus utama pada ruang dan kenyamanan penumpang.
Baca juga: Li Auto segera luncurkan Li Mega seharga Rp1,3 miliar
Peluncuran generasi kedua, menjadi momentum penting bagi Li Auto. Sebelumnya, Mega menghadapi tantangan penjualan di pasar China.
CnEVPost menunjukkan pengiriman Mega hanya mencapai 3.179 unit sepanjang Januari-Juli 2026, turun 63,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dengan generasi terbaru ini, Li Auto tidak sekadar memperbarui tampilan Mega, tetapi juga mencoba memperkuat daya saingnya melalui kombinasi teknologi listrik, kenyamanan kabin, dan kemampuan manuver yang lebih canggih.
Baca juga: BYD, Li Auto, Nio, Dan Xpeng kebanjiran pesanan di pasar China
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026