Jakarta (ANTARA) - Dongfeng Voyah asal China, yang merupakan jenama mewah dari Dongfeng Motor Corporation resmi meluncurkan kendaraan listrik murni berjenis fastback utility vehicle berukuran medium hingga besar melalui Passioan S.

CarnewsChina pada Sabtu (15/8) waktu setempat, melaporkan bahwa peluncuran Passion S turut menjadi sorotan setelah Voyah sebelumnya mengklaim, kendaraan tersebut berhasil menjalani aksi ekstrem berupa “Putaran Besar Terowongan 360 derajat”.

Meski sempat diragukan publik, beredarnya video prototipe yang mengalami kegagalan saat pengujian memperkuat indikasi bahwa tantangan tersebut benar-benar dilakukan.

Dari sisi desain, Passion S mengusung bahasa desain “Sayap Kunpeng” dengan lampu depan berbentuk cincin dan logo Voyah bercahaya.

Bodi kendaraan ini, memiliki koefisien hambatan udara 0,24, sementara dimensinya mencapai panjang 5.050 mm, lebar 1.998 mm, tinggi 1.656 mm, serta jarak sumbu roda 3.000 mm.

Jika melihat dari gambar yang ada, ruang dalam Passion S menawarkan kokpit dengan dua layar tengah berukuran 15,6 inci beresolusi 2,5K, head-up display augmented reality (AR) 29 inci, serta panel instrumen 8,8 inci.

Baca juga: Merek kendaraan energi baru China "Voyah" mulai debutnya di Italia

Dari sistem infotainment, kendaraan ini menggunakan Harmony Space 5.2 dengan dukungan interaksi suara MoLA.

Fitur premium lain yang hadir di kendaraan ini, mencakup sistem audio 2.160 watt dengan 27 speaker dan lemari es pintar berkapasitas 6,6 liter.

Untuk teknologi berkendara, Passion S dibekali LiDAR 896-line, lima radar gelombang milimeter 4D, serta sistem Huawei Qiankun ADS 5.0 yang mendukung navigasi berkendara di dalam kota, jalan tol, hingga fitur parkir otomatis.

Pada sektor performa, tersedia pilihan penggerak roda belakang (RWD) bermotor tunggal 300 kW atau sekitar 402 hp. Varian AWD menggunakan motor ganda dengan tenaga gabungan 475 kW atau sekitar 637 hp.

Passion S, menggunakan baterai 81 kWh dan 98 kWh dengan arsitektur 800V 5C. Jarak tempuh berdasarkan standar CLTC mencapai 630-740 km.

Teknologi pengisian cepat diklaim mampu meningkatkan kapasitas baterai dari 20 persen menjadi 80 persen dalam 10 menit, dengan tambahan jarak tempuh hingga 474 km.

Untuk menunjang kenyamanan, Passion S memakai suspensi double-wishbone di depan dan five-link di belakang. Varian tertinggi mendapatkan suspensi udara serta peredam elektromagnetik CDC.

Baca juga: Perusahaan patungan Stellantis-Dongfeng akan ekspor Jeep buatan China

Baca juga: Kendaraan baterai solid-state Dongfeng jalani uji cuaca dingin ekstrem

Baca juga: Dongfeng Sky EV01 meluncur, dilengkapi sistem navigasi satelit China

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026