Seoul (ANTARA) - Ekspor otomotif Korea Selatan mencapai rekor tertinggi pada bulan Juli karena permintaan yang kuat untuk kendaraan ramah lingkungan.

Pengiriman mobil ke luar negeri (outbound) meningkat 7,0 persen dari setahun sebelumnya menjadi 6,24 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp17.876) pada Juli lalu, mencatatkan angka tertinggi untuk bulan Juli, menurut Kementerian Perdagangan, Perindustrian, dan Sumber Daya Korsel sebagaimana warta Xinhua.

Peningkatan tersebut didorong oleh permintaan yang kuat terhadap kendaraan ramah lingkungan, dengan ekspor kendaraan jenis tersebut melonjak 25,5 persen menjadi 2,59 miliar dolar AS.

Kendaraan ramah lingkungan tersebut mencakup kendaraan listrik (electric vehicle/EV), EV sel bahan bakar, EV hybrid, dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Ekspor otomotif ke Amerika Serikat dan Uni Eropa (UE) masing-masing melonjak dua digit menjadi 2,75 miliar dolar AS dan 881 juta dolar AS, sementara pengiriman ke Asia mengalami penurunan dua digit.

Jumlah kendaraan yang diekspor mencapai total 244.181 unit pada Juli lalu, naik 15,3 persen dari bulan yang sama tahun lalu. Pengiriman suku cadang otomotif meningkat 2,3 persen menjadi 1,95 miliar dolar AS.

Jumlah kendaraan yang diproduksi di pabrik-pabrik lokal meningkat 11,3 persen menjadi 352.070 unit pada bulan lalu.

Jumlah mobil yang terjual di Korsel, termasuk kendaraan buatan lokal dan impor, mencapai 139.256 unit pada Juli, naik 0,5 persen dari setahun sebelumnya.

 




 

Pewarta:
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026