Jakarta (ANTARA) - Mazda mengonfirmasi bahwa generasi terbaru dari crossover CX-3 akan mulai diproduksi pada 2027 mendatang.

Dilansir dari Carscoops, Senin (10/8) waktu setempat, CX-3 sempat berhenti diproduksi di Jepang pada awal 2026 serta tidak ada perubahan yang siginifikan sejak 2014 serta masa depan terlihat tidak pasti.

Konfirmasi Mazda pun akhirnya diketahui dari laporan keuangan pada pertengahan tahun lalu yang menyatakan bahwa model terbaru akan menggunakan lencana CX-3 dan tidak beralih ke lencana lain misalnya CX-20.

Baca juga: Mazda kenalkan tiga mobil modifikasi dengan AutoExe di GIIAS 2026

Menariknya adalah, CX-3 generasi baru akan menggunakan platform Mazda dan diperkirakan akan hadir dengan pilihan bensin, mild hybrid dan full hybrid yang memungkinkan pabrikan mempertahankan transmisi manual enam percepatan untuk non hybrid.

Crossover sub kompak generasi berikutnya ini bakal menjadi andalan dalam mengejar segmen penjualan dengan volume tinggi terutama di kawasan Asia dan Oseania yakni model asli mempertahankan permintaan konsumen yang kuat sepanjang siklus hidup yang panjang.

Baca juga: Mazda luncurkan 3 model baru di GIIAS, salah satunya mobil listrik 6e

Adapun produksi Mazda CX-3 terbaru akan diproduksi di fasilitas AutoAlliance Thailand (AAT), unit yang dirakit di Thailand akan diekspor ke Jepang dan pasar ASEAN lainnya serta wilayah lain secara global mulai 2027.

CX-3 juga akan menjadi SUV kelas entry level dalam jajaran Mazda serta bakal bersaing dengan competitor yang meliputi Toyota Yaris Cross, Honda HR-V, Ford Puma, Peugeot 2008, Jeep Avenger, Renault Captur, Nissan Juke, Hyundai Bayon, VW T-Cross.

Bocoran lebih banyak soal generasi terbaru CX-3 akan dibagikan Mazda dalam beberapa bulan mendatang.

Baca juga: Mazda 6e setir kanan siap dikirim Juli 2026

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026