Tangerang (ANTARA) - Geely Auto Indonesia memberi kejutan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Tangerang, Rabu, dengan meluncurkan SUV berukuran ringkas bermesin bensin (internal combustion engine/ICE), Geely Coolray.

Peluncuran Coolray menandai langkah baru perusahaan yang sebelumnya lebih dikenal di Indonesia melalui jajaran kendaraan listriknya, yang kini mulai menggarap pula pasar mobil ICE.

Geely Coolray dipasarkan dengan harga Rp333 juta untuk varian Standard dan Rp377 juta untuk varian Flagship on the road (OTR) Jakarta. Harga yang cukup menantang di segmennya.

Baca juga: Geely gandakan kapasitas produksi lokal EX2 di Indonesia

Kehadiran Coolray memperluas portofolio Geely di Indonesia sekaligus menjadi penanda masuknya perusahaan ke persaingan pasar SUV kompak bermesin bensin yang telah diisi sejumlah merek lain.

Adapun Geely Coolray mengusung mesin bensin 1.500 cc turbo yang mampu menghasilkan tenaga 171 tenaga kuda (tk) dan torsi maksimum 290 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda melalui transmisi dual-clutch transmission (DCT) tujuh percepatan.

Dengan spesifikasi tersebut, Geely mengklaim Coolray mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 7,6 detik.

Baca juga: Geely EX5 diperbarui dengan tenaga 245 kW dan penggerak belakang

Selain performa, SUV kompak tersebut juga dibekali berbagai teknologi keselamatan aktif atau Advanced Driver Assistance System (ADAS), seperti Blind Spot Detection, Adaptive Cruise Control, Autonomous Emergency Braking, Lane Keeping Assist, Intelligent High Beam Control, serta kamera 540 derajat.

Bersamaan dengan peluncuran Coolray, Geely juga memperkenalkan SUV tujuh penumpang Okavango kepada publik Indonesia di lantai GIIAS. Namun, berbeda dengan Coolray, model tersebut belum resmi dipasarkan.

Baca juga: Geely ungkap SUV Galaxy Cruiser 700 bertenaga 1.113 HP

Geely Okavango hadir sebagai SUV keluarga dengan dimensi panjang 4.860 mm, lebar 1.910 mm, tinggi 1.770 mm, dan jarak sumbu roda 2.825 mm. Di pasar global, model tersebut tersedia dengan pilihan mesin bensin 1.500 cc turbo dan 2.000 cc turbo yang dipadukan dengan transmisi otomatis kopling ganda (DCT) tujuh percepatan serta penggerak roda depan.

Melalui kehadiran Coolray dan pengenalan Okavango, Geely menunjukkan strategi untuk tidak hanya menggarap pasar kendaraan listrik di Indonesia, tetapi juga mulai bersaing di segmen kendaraan bermesin bensin yang memiliki pangsa pasar lebih luas.

Baca juga: Pimpinan Geely mengecam pendekatan produksi berbiaya rendah

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026