Jakarta (ANTARA News) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengingatkan, defisit APBN 2007 akan bertambah jika pemerintah menganggarkan dana talangan terkait persoalan sosial semburan lumpur Lapindo. "Kalau DPR akhirnya sepakat meminta pemerintah mengalokasikan anggaran di APBN untuk kasus Lapindo, ya kita lakukan," kata Paskah, usai Sidang Kabinet membahas Rencana Kerja Pemerintah, di Kantor Kepresidenan di Jakarta, Selasa. Rapat yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla yang berakhir sekitar pukul 16.00 WIB itu diikuti hampir seluruh menteri. Menurut Paskah, soal penanganan dampak kerugian Lumpur Lapindo masih dibicarakan di DPR, kalaupun disepakati itu akan masuk dalam APBN Perubahan. "Nanti kita dengar semua hasilnya. Karena kalau menyangkut alokasi anggaran, entah itu talangan atau apapun namanya, harus dibicarakan terlebih dahulu dalam mekanisme APBN-P," katanya. Ia menuturkan, dalam APBN 2007 tidak ada dana tersebut. "Ya, pokoknya begini, di tahun 2007 ini kita upayakan defisit APBN tetap di bawah 2 persen . Tidak akan melampaui itu," ujarnya. Terkait berapa besarnya persentase kesediaan pemerintah memberi dana talangan, Paskah mengutarakan, ini kan sebatas menalangi. "Ya, besarnya nanti kita bicarakan," ujarnya.(*)

Editor: Heru Purwanto
Copyright © ANTARA 2007