Jakarta (ANTARA) - Volvo dilaporkan tengah mengkaji rencana untuk menghadirkan mobil sedan dan wagon listrik di Amerika Serikat yang diperkirakan meluncur pada 2028.

Melansir laporan Arena EV pada Kamis (16/7) waktu setempat, kedua kendaraan tersebut saat ini sudah dalam tahap pengembangan untuk pasar Eropa sehingga penyesuaian untuk pasar Amerika Serikat dinilai tidak akan terlalu sulit.

Model baru itu disebut akan menggunakan penamaan seri 60 atau 70 dan diproduksi di Eropa. Untuk model wagon, Volvo juga dikabarkan mempertimbangkan menghadirkan versi Cross Country yang memiliki desain lebih tangguh untuk berbagai kondisi jalan.

Baca juga: Volvo mulai perbaiki EX30 yang terdampak risiko kebakaran di Australia

Kedua kendaraan tersebut akan dibangun menggunakan platform SPA3 berarsitektur 800 volt milik Volvo yang pertama kali diperkenalkan melalui model EX60.

Di Amerika Serikat, sedan dan wagon listrik tersebut diperkirakan dibanderol mulai sekitar 43.000 euro hingga 45.200 euro atau setara Rp882 juta hingga Rp927 juta.

Volvo menargetkan penjualan 10.000 unit per tahun untuk kedua model tersebut di Amerika Serikat.

Laporan tersebut muncul beberapa bulan setelah Volvo menghentikan penjualan sedan dan wagon di Amerika Serikat untuk berfokus pada segmen kendaraan sport utility vehicle (SUV) dan crossover.

Sejumlah analis menilai kembalinya Volvo ke segmen sedan dan wagon berpotensi mendapat respons positif karena dapat menarik konsumen yang ingin tampil berbeda di tengah dominasi mobil SUV.

Baca juga: Volvo EX90 resmi meluncur, harga sentuh Rp2,5 miliar

Baca juga: Opel hadirkan station wagon untuk Astra

Baca juga: BYD siapkan station wagon Seal 06 dengan jangkauan EV sampai 210 km

Pewarta:
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026