Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif asal Italia, Lamborrghini resmi menghidupkan kembali nama Performante di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) melalui hadirnya Urus Performante SE.

Menurut laporan  CarsCoops, Rabu (1/7) waktu setempat, kendaraan yang mengusung teknologi plug-in hybrid (PHEV), menjadi Urus paling bertenaga yang pernah diproduksi oleh Lambroghini.

Hanya saja, di balik peningkatan tenaga, performanya ternyata belum mampu melampaui catatan yang dimiliki oleh model sebelumnya.

Urus Performante SE mengandalkan kombinasi mesin V8 4.0 liter twin-turbo dan motor listrik yang menghasilkan tenaga gabungan 801 hp serta torsi 1.000 Nm.

Angka tersebut naik dibanding Urus Performante generasi sebelumnya yang hanya memiliki tenaga sebesar 657 hp dan torsi 850 Nm.

Baca juga: Lamborghini Urus terbaru bocor sebelum debut resmi 1 Juli

Meski demikian, peningkatan tenaga itu tidak berbanding lurus dengan akselerasi. Lamborghini mengklaim Urus Performante SE mampu melesat dari posisi diam hingga 100 km/jam dalam 3,3 detik, identik dengan catatan Urus Performante non-hybrid yang telah dihentikan produksinya pada 2024.

SUV performa tinggi ini, dapat mencapai 200 km/jam dalam 10,8 detik, lebih cepat 0,4 detik dibandingkan Urus SE standar.

Kecepatan tertinggi yang dimiliki oleh kendaraan itu mencapai 312 km/jam, sedikit lebih tinggi dibandingkan pendahulunya yang mentok di 306 km/jam.

Penyebab utama tertahannya performa diyakini berasal dari bobot kendaraan. Sistem hybrid dan paket baterai membuat Urus Performante SE memiliki berat mencapai 2.473 kilogram, atau sekitar 323 kilogram lebih berat dibandingkan Performante generasi lama.

Untuk menekan efek penambahan bobot, Lamborghini menggunakan lebih banyak komponen serat karbon, knalpot titanium, serta material interior yang lebih ringan.

Pabrikan juga menyematkan suspensi udara dual-chamber terbaru yang diklaim mampu mengurangi gejala body roll hingga 55 persen saat berkendara agresif.

Secara desain, Urus Performante SE tampil lebih agresif dengan kap mesin baru, diffuser terbesar yang pernah dipasang pada Urus, serta peningkatan gaya tekan ke bawah sebesar 23 persen dibandingkan Urus SE standar.

Lamborghini diperkirakan mulai memasarkan SUV ini pada awal 2027 dengan harga sekitar 300.000 dolar AS atau setara Rp4,86 miliar.

Baca juga: Lamborghini hadirkan Fenomeno Roadster bertenaga 1.065 hp

Baca juga: Penyebab Lamborghini rilis edisi langka meski sedikit yang mampu beli

Baca juga: Fenomeno, mobil Lamborghini tercepat bermesin V12 yang pernah ada

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026