Jakarta (ANTARA) - Volvo Car Australia dikabarkan mulai menerima pasokan sel baterai pengganti untuk menangani program penarikan kembali (recall) terkait risiko kebakaran pada mobil listrik Volvo EX30.
Program ini mencakup 3.036 unit kendaraan model tahun 2023 hingga 2024 di Australia.
Dilaporkan Drive pada Selasa waktu setempat, recall global tersebut pertama kali diumumkan pada awal 2026 dan berkaitan dengan modul sel pada baterai bertegangan tinggi yang berpotensi mengalami panas berlebih ketika diisi hingga tingkat pengisian daya tinggi.
Sebelumnya, Volvo meminta pemilik kendaraan yang terdampak untuk membatasi pengisian daya hingga di bawah 70 persen melalui layar infotainment.
Langkah tersebut diambil karena potensi kebakaran kendaraan dapat meningkatkan risiko cedera atau kematian bagi penumpang, pengguna jalan lain, maupun masyarakat di sekitar, serta berpotensi menyebabkan kerusakan properti.
Baca juga: Volvo EX90 resmi meluncur, harga sentuh Rp2,5 miliar
Juru bicara Volvo Car Australia menyatakan pemberitahuan recall terbaru yang diterbitkan Departemen Infrastruktur, Transportasi, Pengembangan Regional, Komunikasi, Olahraga, dan Seni Australia pada 26 Juni 2026 mencakup jumlah kendaraan yang lebih sedikit dibandingkan pemberitahuan sebelumnya.
Menurut Volvo, recall tersebut sebenarnya merupakan program yang sama, namun menggunakan nomor recall yang berbeda karena jumlah kendaraan terdampak telah diperbarui dan pasokan suku cadang kini sudah mulai tersedia.
Perusahaan menyatakan komponen pengganti telah didistribusikan ke jaringan diler sehingga proses perbaikan kendaraan sudah mulai dilakukan.
Pemberitahuan recall terbaru menggantikan pengumuman sebelumnya yang diterbitkan pada 26 Februari 2026.
Saat itu Volvo menyebutkan sebanyak 3.344 unit EX30 terdampak di Australia, atau 308 unit lebih banyak dibandingkan data terbaru.
Volvo menyatakan pemilik kendaraan akan dihubungi secara bertahap seiring ketersediaan suku cadang untuk menjadwalkan proses perbaikan.
Baca juga: Volvo berperan jadi distributor Lynk & Co di pasar Eropa
Baca juga: Volvo EX30 2026 diluncurkan dengan harga lebih murah di China
Baca juga: Satu lagi mobil listrik “tumbang”, Volvo hentikan EX30 di AS
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026