Jakarta (ANTARA) - Direktur OLXmobbi Agung Iskandar menyebut saat ini merupakan waktu yang tepat bagi masyarakat yang ingin menjual mobil bekas karena harga kendaraan cenderung lebih baik dibandingkan beberapa tahun sebelumnya seiring terbatasnya pasokan di pasar.

“Kalau mau jual mobil bekas saatnya terbaik sekarang, karena harganya lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata dia ketika ditemui di Jakarta, Jumat.

Agung menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh penurunan pasokan mobil bekas yang jauh lebih besar dibandingkan penurunan permintaan.

Baca juga: Penjualan mobkas EV naik, konsumen cari kendaraan lebih efisien

Berdasarkan data platform penjualan jual beli kendaraan termasuk mobil bekas tersebut, indikator pasokan yang diukur dari jumlah iklan mobil bekas di OLXmobbi turun drastis sebesar 24 persen pada periode Januari-Mei 2026 menjadi sekitar 85.000 unit, dari 112.000 unit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, dari sisi permintaan masih relatif stabil, hanya turun sekitar 6 persen, dari 141.000 menjadi 132.000 pada periode yang sama.

Adapun mobil-mobil yang kini paling banyak dicari peminat di platform tersebut di antaranya Toyota Kijang Innova, Toyota Avanza, Honda Brio, Honda HR-V, hingga Honda CR-V.

Baca juga: Otospector ekspansi bisnis bursa mobil bekas digital Otos.id

Menurut hipotesis perusahaan dari pengamatan fakta di pasar, salah satu faktor penyebab penurunan pasok adalah membaiknya kualitas kredit di industri pembiayaan (multifinance) sehingga jumlah kendaraan hasil penarikan dari debitur bermasalah menurun dan berdampak pada berkurangnya pasokan mobil bekas.

Selain itu, rata-rata tenor kredit kendaraan yang semakin panjang membuat masyarakat menggunakan mobil lebih lama sebelum menggantinya.

"Jadi orang semakin lama menggunakan mobilnya itu dibandingkan sebelumnya, tidak cepat-cepat ganti, karena memang tunggakan yang belum selesai, dan fenomena sekarang yang tenor bisa diperpanjang,” ujarnya.

Baca juga: Penjualan kendaraan bekas lebih diminati dibandingkan kendaraan baru

Ia menambahkan, rendahnya penjualan mobil baru pada masa pandemi COVID-19 juga berimbas pada berkurangnya jumlah kendaraan berusia sekitar lima tahun yang biasanya mulai masuk ke pasar mobil bekas pada tahun ini.

Kombinasi berbagai faktor tersebut membuat pasokan kendaraan bekas menyusut sehingga harga menjadi lebih stabil dibandingkan tahun lalu.

Baca juga: Penjualan kendaraan listrik bekas kurang diminati

Baca juga: Honda luncurkan marketplace penjualan mobil bekas bersertifikasi

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026