Jakarta (ANTARA) - Produsen baterai asal China, CATL mengembangkan desain baru komponen sel baterai yang lebih tipis untuk mobil listrik performa tinggi.
Modifikasi desain tersebut dilakukan untuk mengurangi hambatan ketebalan baterai sehingga memungkinkan produsen merancang mobil sport listrik dengan posisi bodi yang lebih rendah tanpa mengorbankan ruang kabin.
Dilaporkan Carnewschina pada Rabu waktu setempat, inovasi terbaru CATL hadir melalui paten perangkat keras yang memperkenalkan area penipisan khusus di bawah penutup terminal baterai.
Baca juga: CATL luncurkan sistem penyimpanan energi Tener Sodium-Ion
Ruang tambahan ini memungkinkan tab elektroda di dalam sel baterai dilipat lebih rapat tanpa menyentuh dinding luar berbahan logam.
Desain tersebut diklaim membantu mencegah terjadinya hubungan arus pendek mikro di dalam baterai akibat getaran yang muncul selama kendaraan digunakan di jalan.
Diketahui, ketebalan paket baterai selama ini menjadi tantangan bagi perancang mobil listrik berprofil rendah.
Baca juga: CATL kantongi 2 paten baru, desain baterai EV lebih kuat saat tabrakan
Paket baterai yang besar dan tebal sering kali memaksa produsen meninggikan atap kendaraan atau mengurangi kenyamanan ruang penumpang, khususnya di baris belakang.
Melalui desain baru ini, dimensi vertikal baterai dapat dipangkas sehingga memungkinkan penggunaan sasis yang lebih rendah tanpa mengurangi ruang kabin.
Selain meningkatkan fleksibilitas desain kendaraan, CATL menyebut pendekatan tersebut juga berfungsi sebagai fitur keselamatan mekanis.
Baca juga: CATL targetkan produksi massal baterai sodium-ion pada 2026
Struktur baru dirancang untuk menjaga jaringan kelistrikan internal tetap terpisah dari dinding wadah baterai saat kendaraan mengalami tekanan akibat perubahan arah atau guncangan.
Teknologi ini melengkapi berbagai pengembangan keselamatan baterai yang sebelumnya dilakukan CATL untuk mengurangi risiko kegagalan termal atau thermal runaway pada tingkat paket baterai.
Baca juga: CATL resmikan pusat uji penyimpanan energi terbesar dunia di China
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026