Jakarta (ANTARA) - Produsen otomotif asal Korea Selatan memastikan kehadiran van elektrik PV5 Passenger di Australia pada kuartal keempat 2026 tidak akan menggantikan posisi Carnival.
Drive melaporkan pada Selasa bahwa kendaraan tersebut bakal mengisi ruang yang tidak akan disentuh Kia Carnival sebab mereka belum memiliki rencana menghadirkan versi tanpa emisi untuk MPV andalannya.
Kepala Perencanaan Produk Kia Australia Roland Rivero mengatakan Carnival masih menjadi tulang punggung penjualan perusahaan dan mereka masih berniat mempertahankan model tersebut. Rivero juga menyatakan Carnival akan memiliki generasi baru.
Baca juga: Kia mulai batasi pesanan van listrik PV5 karena keterbatasan produksi
“Tidak ada rencana untuk membuat Carnival tanpa emisi sehingga masih ada peluang bagi PV5 untuk menarik berbagai macam pelanggan,” ujar Rivero.
Carnival menjadi kendaraan penumpang paling laris di Australia sepanjang 2025 dengan penjualan mencapai 10.948 unit. Angka tersebut menguasai sekitar tiga perempat pasar kendaraan pengangkut penumpang di negara tersebut.
Berbeda dengan Carnival, Kia menetapkan target yang lebih konservatif bagi PV5. Pabrikan hanya membidik penjualan gabungan sekitar 500 unit per tahun untuk varian Passenger tujuh penumpang dan Cargo dua kursi.
Selain memperluas pilihan produk, kehadiran PV5 juga dipandang sebagai upaya membantu Kia memenuhi aturan emisi melalui skema New Vehicle Efficiency Standard (NVES) yang diterapkan pemerintah Australia.
PV5 Passenger dijadwalkan meluncur pada kuartal IV 2026 atau periode Oktober hingga Desember. Model itu diperkirakan mengusung baterai lithium-ion berkapasitas 71,2 kWh dengan jarak tempuh sekitar 390 kilometer.
Motor listrik tunggal berkekuatan 120 kW dan torsi 250 Nm akan menggerakkan roda depan mobil itu.
Meski harga resmi belum diumumkan, Kia memberi sinyal bahwa PV5 Passenger akan diposisikan berdekatan dengan Carnival varian menengah. Sebagai gambaran, Carnival Sport+ saat ini dibanderol 66.730 dolar Australia atau sekitar Rp710 juta dengan kurs saat ini, sementara varian diesel S dipasarkan mulai 54.560 dolar Australia atau setara sekitar Rp580 juta.
Baca juga: Kia luncurkan Carnival baru dengan fitur kenyamanan ditingkatkan
Baca juga: Spesifikasi Hyundai Ioniq V terungkap sebelum meluncur
Baca juga: KG Mobility, Kia, Honda tarik lebih 59.000 mobil karena komponen cacat
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026