Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) mengusulkan penerapan kebijakan insentif kendaraan listrik multi-tahun agar bisa memberikan kepastian kepada pelaku industri, investor, maupun konsumen.
"Kami berharap kebijakan ini dirancang secara multi-years agar memberikan kepastian bagi konsumen, industri, dan investor, dibarengi regulasi teknis juga perlu disiapkan sejak awal agar program dapat segera berjalan setelah aturan diterbitkan," kata Public Relations & Event Executive AISMOLI Riniwaty Sinaga saat dihubungi dari Jakarta pada Senin.
"Kita usulkan minimal tiga tahun," ia menambahkan.
Ia menyebut tiga tahun sebagai masa pemberlakuan kebijakan yang cukup baik karena kemungkinan masih dalam periode pemerintahan yang sama.
"Di bawah tiga tahun belum terbentuk volume yang mendorong ekosistem bisa tumbuh tanpa intervensi pemerintah," katanya.
Namun, AISMOLI berpandangan pemberlakuan kebijakan insentif dalam durasi yang lebih panjang akan lebih baik bagi pertumbuhan industri otomotif secara berkelanjutan.
"Idealnya lima tahun untuk mencapai volume pertumbuhan organik," kata Riniwaty.
Baca juga: Menkeu targetkan insentif kendaraan listrik bisa diterapkan Juni
AISMOLI menekankan pentingnya perancangan kebijakan insentif multi-tahun dan penyiapan peraturan teknis pendukung sejak awal agar kebijakan dapat langsung diterapkan setelah aturan diterbitkan.
Asosiasi berharap pemerintah dapat segera menghadirkan kepastian regulasi dan mempercepat implementasi kebijakan insentif berkenaan dengan penggunaan kendaraan listrik.
"Kami selalu siap mendukung apabila pemerintah mengumumkan dalam waktu dekat untuk diimplementasikan," kata Riniwaty.
Pemerintah berencana memberikan subsidi Rp5 juta per unit dalam pembelian sepeda motor listrik guna mendorong penggunaan kendaraan listrik, yang dinilai lebih ramah lingkungan.
Peraturan Menteri Keuangan mengenai insentif dalam pembelian kendaraan listrik ditargetkan bisa diterbitkan pada Juli 2026.
Pemerintah sebelumnya menetapkan kebijakan insentif kendaraan listrik yang berlaku dalam waktu satu tahun.
Baca juga: MTI usul insentif motor listrik diprioritaskan untuk daerah terpencil
Baca juga: Purbaya: Insentif EV bisa tekan impor BBM saat harga minyak tinggi
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026