Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai, dikabarkan tengah menyediakan portofolio terbaru di jajaran kendaraan listrik untuk pasar China, melalui Ioniq V yang dijadwalkan meluncur pada akhir 2026.
Arena EV pada Selasa (16/6) waktu setempat melaporkan, kendaraan hasil kerja sama Beijing Hyundai ini sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik dalam ajang Beijing Auto Show 2026.
Namun, rincian spesifikasinya baru terungkap melalui data yang dirilis Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT) baru-baru ini.
Baca juga: Hyundai i20 generasi baru meluncur dengan teknologi modern
Hadirnya Ioniq V ini, merupakan bentuk komitmen dan juga strategi Hyundai untuk merebut kembali pangsa pasar yang selama beberapa tahun terakhir mengalami tekanan di pasar otomotif terbesar di dunia tersebut.
Dengan mengandalkan teknologi elektrifikasi terbaru, pabrikan asal Korea Selatan itu berharap dapat meningkatkan daya saingnya di segmen kendaraan energi baru (NEV).
Berdasarkan data yang terdaftar di MIIT, Hyundai Ioniq V akan tersedia dalam dua pilihan baterai. Varian standar menggunakan baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 53,5 kWh yang dipasok CATL dan dipadukan dengan motor listrik bertenaga 188 hp.
Baca juga: Hyundai Ioniq V usung baterai 66,8kWh dengan jarak tempuh hingga 620Km
Konfigurasi tersebut memungkinkan mobil menempuh jarak antara 520 km hingga 540 km berdasarkan siklus pengujian China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC).
Sementara itu, varian jarak jauh dibekali baterai LFP berkapasitas 66,8 kWh dengan motor listrik berkekuatan 225 hp. Dalam kondisi penuh, model ini diklaim mampu menempuh jarak 620 km hingga 650 km menurut standar CLTC.
Dari sisi dimensi, Hyundai Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm, serta jarak sumbu roda 2.900 mm. Ukuran tersebut menempatkannya di segmen sedan listrik berukuran besar.
Baca juga: Hyundai Motor Group raih 11,8 persen pasar AS hingga April
Masuk ke dalam kabin, mobil ini dibekali layar ganda berukuran 27 inci (68,58 cm) sebagai pusat informasi dan hiburan.
Hyundai juga menyematkan sistem bantuan pengemudi canggih (ADAS) yang dikembangkan bersama perusahaan teknologi Momenta.
Selain varian listrik murni, Hyundai mengungkapkan bahwa konsumen di China juga akan mendapatkan pilihan Extended Range Electric Vehicle (EREV) dalam beberapa waktu mendatang.
Dengan persiapan yang semakin matang, Hyundai Ioniq V diproyeksikan mulai memasuki pasar China sebelum akhir 2026.
Baca juga: Hyundai siapkan 1.500 kendaraan dan 4 robot untuk Piala Dunia 2026
Baca juga: Hyundai Ioniq V hampir final tertangkap kamera di China
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026