Jakarta (ANTARA) - BYD merupakan produsen mobil terbesar keenam di dunia tahun lalu, tetapi perusahaan itu tidak puas hanya membangun lebih banyak mobil daripada Ford, BYD ingin menjadi produsen mobil terbesar di dunia, mengungguli Volkswagen Group dan Toyota.
Pimpinan perusahaan Wang Chuanfu mengatakan dalam lima tahun ke depan, merek tersebut bisa menjadi produsen mobil terbesar di dunia.
Laman Carscoops pada Kamis (11/6) waktu setempat melaporkan, bahwa Wang mengungkapkan hal itu dalam rapat tahunan pemegang saham perusahaan di Shenzhen, dengan menyatakan bahwa Blade Battery generasi kedua yang baru akan menjadi kunci ekspansi perusahaan.
Baca juga: BYD klaim rangka baru Yangwang U8L lulus uji angkat 12 ton
Baca juga: BYD konfirmasi kembangkan robot humanoid
“BYD benar-benar akan menjadi produsen mobil nomor satu secara global dalam lima tahun ke depan,” katanya.
Tentu saja, membuat pernyataan seberani itu jauh lebih mudah daripada benar-benar menjadi produsen mobil terbesar di dunia. Kemungkinan besar bos BYD tersebut mengambil inspirasi dari strategi Elon Musk, dengan membuat pernyataan seperti itu untuk memperkuat harga saham produsen mobil tersebut, yang telah turun lebih dari 45 persen selama setahun terakhir.
BYD perlu tumbuh dengan sangat cepat dalam lima tahun ke depan untuk mencapai tujuannya. Tahun lalu, merek tersebut menjual 4,6 juta kendaraan, kurang dari setengah dari 11,21 juta kendaraan yang dijual oleh Toyota Motor Corporation jika Lexus dan Daihatsu turut dihitung.
Toyota sendiri menjual 9,6 juta mobil tahun lalu, sehingga untuk menyainginya, BYD perlu meningkatkan penjualannya sebesar 1 juta unit setiap tahun selama lima tahun ke depan. Itu akan menjadi tugas yang sangat sulit.
Tujuan ini akan dipengaruhi oleh perlambatan yang meluas di seluruh China, yang telah memperlambat pertumbuhan BYD di pasar domestiknya.
Pada bulan Mei, perusahaan menjual 207.372 kendaraan di China saja, turun 29,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk mengimbangi permintaan yang lebih rendah di negara asalnya, BYD harus dengan cepat berekspansi ke pasar internasional baru, dengan Kanada diperkirakan menjadi salah satu yang paling penting.
Baca juga: Masuknya BYD ke F1 jadi sorotan setelah Grand Prix Monako
Baca juga: BYD minta warganet pilihkan nama untuk sedan flagship baru
Baca juga: Interior BYD Dolphin G terungkap jelang peluncuran
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026