Beijing (ANTARA) - Output dan penjualan kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di China mencatatkan pertumbuhan dua digit secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Mei 2026, tunjuk data industri pada Rabu (10/6).
Output kendaraan energi baru (NEV) naik 22,4 persen (yoy) menjadi 1,554 juta unit, sementara angka penjualan meningkat 14,4 persen menjadi 1,496 juta unit, menurut Asosiasi Manufaktur Mobil China (China Association of Automobile Manufacturers/CAAM).
NEV menyumbang 56,9 persen dari total penjualan mobil baru pada Mei, mencatatkan kenaikan lebih lanjut dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Secara keseluruhan, output dan penjualan otomotif pada Mei masing-masing berada di angka 2,616 juta dan 2,629 juta unit, mengalami ekspansi dalam basis bulanan tetapi turun tipis secara tahunan dengan penurunan yang semakin menyusut.
Sepanjang lima bulan pertama, output dan penjualan otomotif masing-masing mencapai 12,235 juta dan 12,207 juta unit, sedangkan output dan penjualan NEV mencapai 5,841 juta dan 5,802 juta unit, naik 2,5 persen dan 3,5 persen (yoy).
Para pelaku industri menuturkan bahwa pasar domestik sedang mengalami lonjakan permintaan NEV, berbanding terbalik dengan penjualan mobil berbahan bakar cair yang justru melambat. Chen Shihua, Wakil Sekretaris Jenderal CAAM, mengaitkan tren tersebut dengan tingginya harga minyak yang meningkatkan biaya operasional mobil berbahan bakar cair dan menyoroti keunggulan ekonomi NEV.
Investasi mendalam para produsen otomotif domestik di bidang inovasi telah mendorong iterasi cepat model-model NEV baru untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang beragam, imbuhnya.
Ekspor kendaraan terus menunjukkan lonjakan. Pada Mei lalu, China mengekspor 930.000 unit kendaraan, naik 68,7 persen (yoy), termasuk 446.000 unit NEV, yang jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan setahun sebelumnya.
Selama lima bulan pertama, ekspor kendaraan mencapai 4,059 juta unit, naik 63 persen, dengan ekspor NEV tercatat di angka 1,833 juta unit, yang juga meningkat lebih dari dua kali lipat.
Performa kuat NEV China di pasar luar negeri mencerminkan peningkatan dan penguatan daya saing industri otomotif China secara keseluruhan, yang didukung oleh panduan kebijakan serta sinergi industri, tutur Chen.
"China memiliki rantai pasokan NEV yang lengkap dan efisien, dengan efek skala yang menonjol serta kemampuan ketahanan risiko yang kuat. Pada saat yang sama, fitur-fitur pintar seperti sistem dalam mobil (in-car), kemudi otonomos, dan interaksi kabin terus diperbarui dengan cepat, terus beradaptasi dengan kebutuhan pengguna di luar negeri dan mendongkrak daya saing produk," katanya.
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026