Jakarta (ANTARA) - Produk masa depan Hyundai, Ioniq V, terlihat dalam bentuk yang hampir siap produksi di China, memperlihatkan sedan listrik fastback sepanjang 4,9 meter yang memadukan pintu tanpa bingkai, profil aerodinamis yang rendah, serta desain lampu bergaya cyber.
Laman Carnewschina, Kamis (4/6) waktu setempat melaporkan, penampakan terbaru di dunia nyata menunjukkan bahwa Hyundai Ioniq V sangat mengikuti desain yang pertama kali diperlihatkan pada Beijing Auto Show 2026 dan dalam dokumen regulasi, dengan detail eksterior versi produksi yang sudah terlihat pada kendaraan uji.
Desain Eksterior
Hyundai Ioniq V memiliki panjang 4.900 mm, lebar 1.890 mm, tinggi 1.470 mm, dan jarak sumbu roda 2.900 mm, yang menempatkannya di segmen sedan listrik ukuran menengah.
Kendaraan ini menggunakan garis atap bergaya fastback, pintu tanpa bingkai, gagang pintu semi-tersembunyi, serta bodi dengan lekukan yang tegas. Di bagian belakang, terdapat lampu memanjang penuh yang dipadukan dengan desain bumper bawah bergaya diffuser.
Baca juga: Hyundai Ioniq V masuk regulasi dengan opsi BEV dan EREV
Teknologi Interior
Di dalam kabin, Hyundai Ioniq V dilengkapi tata letak layar ganda terintegrasi berukuran 27 inci dengan resolusi 4K yang dipadukan dengan head-up display.
Kokpitnya menggunakan chip Snapdragon 8295 untuk sistem infotainment, interaksi suara, dan berbagai fungsi kendaraan.
Mobil ini dibekali sistem bantuan mengemudi L2+ yang dikembangkan oleh Momenta, yang mendukung bantuan navigasi di jalan tol, fungsi NOA (Navigation on Autopilot) di area perkotaan, serta fitur parkir otomatis. Kabin juga dilengkapi pencahayaan ambient yang tersebar di dashboard dan panel pintu.
Sistem Penggerak
Hyundai Ioniq V mendukung konfigurasi BEV (Battery Electric Vehicle) dan EREV (Extended Range Electric Vehicle). Pilihan tenaga yang tersedia mencakup dua motor dengan output masing-masing 140 kW (190 hp) dan 168 kW (228 hp).
Baca juga: Hyundai luncurkan Ioniq V di Beijing Auto Show 2026
Kendaraan ini menggunakan arsitektur kelistrikan 800V serta paket baterai dari CATL. Hyundai juga mengungkapkan dukungan pengisian daya cepat, meskipun spesifikasi detail terkait pengisian daya masih belum diumumkan.
Kondisi Pasar
Kinerja Hyundai di China masih menghadapi tekanan. Menurut China EV DataTracker, penjualan pada April 2026 tercatat sebanyak 5.412 unit dengan pangsa pasar sebesar 0,4 persen, melanjutkan tren penurunan yang telah berlangsung selama beberapa bulan.
Hyundai Ioniq V merupakan salah satu dari beberapa model elektrifikasi baru yang direncanakan untuk lini produk Hyundai di China, seiring perusahaan memperluas penawarannya di pasar kendaraan listrik negara tersebut.
Baca juga: Hyundai perkenalkan Ioniq 3 untuk pasar Eropa
Baca juga: Hyundai Australia recall hampir 5.000 mobil listrik Kona dan Ioniq
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026