Jakarta (ANTARA) - Mobil listrik pertama Ferrari, Luce selangkah lebih dekat menjadi model pertama dalam sejarah merek asal Italia tersebut yang menjalani uji tabrak independen oleh organisasi keselamatan Eropa, European New Car Assessment Programme (Euro NCAP).
Juru bicara Ferrari yang tidak disebutkan namanya mengonfirmasi bahwa Euro NCAP merupakan bagian dari target performa yang ditetapkan untuk kendaraan listrik tersebut.
Dilaporkan Drive Selasa waktu setempat, Ferrari Luce berpotensi menjadi kendaraan termahal yang pernah diuji Euro NCAP karena harganya 640,000 dolar AS atau sekitar Rp11,4 miliar dan membutuhkan sedikitnya empat kendaraan untuk pengujian destruktif.
Baca juga: Ferrari Luce bakal jadi mobil listrik termahal yang ada di Australia
Pengujian Euro NCAP tidak diwajibkan sebelum kendaraan dipasarkan dan hanya dilakukan jika pabrikan menyerahkan kendaraannya atau organisasi keselamatan membeli unit untuk diuji.
Selama ini mobil sport dan supercar, termasuk Ferrari, umumnya tidak mengikuti program penilaian keselamatan tersebut karena volume penjualan yang rendah, harga yang sangat tinggi, serta target pasarnya berbeda dari kendaraan penumpang massal.
Selain karena prosedur pengujian dirancang untuk mobil penumpang massal, risiko reputasi akibat kemungkinan memperoleh hasil yang kurang baik juga dianggap tidak sebanding dengan manfaat peringkat keselamatan yang umumnya tidak menjadi pertimbangan utama pembeli Ferrari.
Baca juga: Mobil listrik Ferrari Luce 2027 akhirnya diungkap
Namun demikian, Luce memiliki karakter berbeda dibanding model Ferrari lainnya.
Mobil ini bukan supercar tradisional, melainkan kendaraan empat pintu dengan lima kursi yang dirancang untuk penggunaan keluarga.
Luce bahkan dilengkapi dua titik pemasangan kursi anak ISOFIX di bangku belakang, yang menunjukkan orientasi penggunaan yang lebih praktis dibanding model Ferrari pada umumnya.
Baca juga: Ferrari mungkin hadirkan kembali transmisi manual
Baca juga: Ferrari gandeng NASA untuk mengatur akselerasi mobil listrik Luce
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026