Jakarta (ANTARA) - Chery melalui perusahaan patungan EMT dikabarkan akan meluncurkan mobil kei car bernama Emta pada 2027 di Jepang untuk bersaing dengan BYD Racco.

Dilaporkan Carnewschina pada Kamis (28/5) waktu setempat, kei car ini terlihat seperti varian lima pintu dari mobil listrik kota Chery QQ Ice Cream yang diluncurkan di Tiongkok pada tahun 2021.

Mobil yang diperkirakan akan menggunakan nama Emta #01 itu memiliki lampu depan berbentuk kotak, pilar berwarna hitam, bumper minimalis dan kaca spion samping yang kecil.

Panjang mobil K-car Emta adalah 3,4 meter, dengan lebar 1,48 meter.

Para pejabat merek tersebut menekankan bahwa kendaraan ini memiliki performa keselamatan tabrakan yang setara dengan kendaraan besar.

Baca juga: Chery Omoda C9 terbaru mencakup varian bermesin bensin dan PHEV

Meskipun demikian spesifikasi, level trim, dan harga Emta #01 belum diungkapkan.

Diketahui, Emta merupakan merek mobil di bawah perusahaan berbasis di Singapura, Electric Mobility Technologies (EMT).

Perusahaan patungan itu dibentuk oleh Chery Automobile yang memegang saham 27,27 persen, Jiangsu Yueda Automobile Group 27,27 persen, Autobacs Seven 18,18 persen, Gotion 18,18 persen, serta Anest sebesar 9,09 persen.

Model berikutnya yang akan diluncurkan Emta mencakup hatchback, SUV, dan minivan.

Informasi lebih detail mengenai model-model tersebut akan diumumkan kemudian.

Emta #01 diposisikan sebagai pesaing langsung BYD Racco yang juga akan segera masuk pasar Jepang dengan harga sekitar 2,5 juta yen atau sekitar 15.670 dolar AS (Rp278 juta).

Sebagai informasi, BYD dan Chery saat ini tengah bersaing memperebutkan posisi eksportir mobil terbesar asal China. Berdasarkan data China EV DataTracker, BYD mengekspor 135.098 kendaraan pada April 2026, sedangkan Chery sebanyak 177.573 kendaraan.

Baca juga: Chery Q hadirkan aspek fungsionalitas pengendara harian

Baca juga: Mobil listrik Chery Q dijual Rp200 jutaan, pemesanan awal dibuka

Baca juga: Chery resmi boyong Chery Q ke Indonesia, EV ringkas untuk kaum muda

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026