Jakarta (ANTARA) - PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) bersama dengan Politeknik Transportasi Darat Bali (POLTRADA Bali), Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan PT Cahaya Surya Bali Indah (CSBI) menjalin kolaborasi dalam meningkatkan literasi berkendara yang aman dan nyaman kepada driver kendaraan niaga.

“Bagi Hino, keselamatan bukan hanya mengenai kendaraan, tetapi juga bagaimana memastikan operasional pelanggan berjalan dengan aman, efisien, dan produktif. Karena itu, Hino terus mendukung peningkatan kesadaran keselamatan melalui edukasi, penerapan manajemen perawatan kendaraan, serta pengembangan kompetensi pengemudi,” kata Marketing Director HMSI, Tomoki Hattori melalui keterangan resminya, Selasa.

Kegiatan seminar yang mengangkat tema besar “Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Armada Angkutan dengan Penerapan Driver Monitoring & Manajemen Perawatan” ini, menjadi wadah penting dalam meningkatkan literasi keselamtan bagi driver dan juga kolaborasi antara industri, regulator, dan institusi pendidikan.

Baca juga: PT HMSI luncurkan aplikasi Hino Connect di GIICOMVEC 2020

Baca juga: Hino Ranger FG 235 JU 4x2 tawarkan solusi ODOL

Direktur POLTRADA Bali, Firga Ariani menjelaskan bahwa Pendidikan vokasi di bidang transportasi memiliki peran penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri transportasi modern.

“Kolaborasi dengan dunia industri seperti Hino menjadi langkah positif dalam memperkuat kualitas pendidikan dan praktik keselamatan transportasi,” jelas Firga Ariani.

Dia melanjutkan bahwa dalam industri kendaraan niaga, keselamatan tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan regulasi, tetapi juga menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas bisnis.

Kondisi pengemudi dan kendaraan yang terpantau dengan baik dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan, menekan downtime, serta meningkatkan efisiensi operasional armada.

Karena itu, penerapan driver monitoring dan manajemen perawatan kendaraan menjadi salah satu fokus utama dalam menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.

Sementara itu, Senior Investigator KNKT, Ahmad Wildan mengatakan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, Oleh karena itu, kegiatan ini juga banyak menyajikan beragam diskusi panel dan sesi tanya jawab interaktif antara narasumber dan peserta.

Safety adalah tanggung jawab bersama. Keselamatan transportasi tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja, tetapi membutuhkan kolaborasi antara operator, pengemudi, industri, regulator, dan masyarakat untuk menciptakan budaya keselamatan yang lebih baik,” ucap Ahmad Wildan

Dengan dimulainya kolaborasi antara Hino Academy dan Poltrada, maka akan mempermudah Perusahaan transportasi truk maupun bus untuk mendapatkan pelatihan pengemudi dan manajemen perawatan kendaraan di area Bali dan sekitarnya.

Baca juga: Jelang Euro4, HMSI juga segarkan Hino Dutro

Baca juga: HMSI siapkan kendaraan sambut Euro4

Baca juga: Cara Hino layani permintaan konsumen selama COVID-19

Pewarta:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026