Sementara itu, ketika mode sport diaktifkan, karakter mobil langsung berubah.
Respons akselerasi menjadi instan dan jauh lebih agresif. Mode ini cocok digunakan ketika membutuhkan tenaga cepat saat perjalanan tol atau menyalip kendaraan lain. Meski demikian, tanpa mode sport pun sebenarnya performa MG S5 EV sudah terasa sangat responsif.
Mengarungi medan menantang
Pengalaman menarik lainnya terjadi ketika mobil diajak menuju Jungle Milk Jayagiri di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung. Jalur menuju lokasi ini cukup menantang karena didominasi jalan tanah berbatu, licin akibat gerimis, serta berkabut, tak jarang juga medan menanjak dan turunan curam.
Awalnya, sempat muncul kekhawatiran dari penulis apakah SUV listrik ini mampu melewati jalur tersebut dengan baik. Namun ternyata MG S5 EV mampu melaluinya tanpa masalah.
Menggunakan mode normal, mobil tidak pernah terasa kehilangan tenaga saat menanjak, menurun, maupun melewati jalan rusak dan genangan air. Ban juga tidak mengalami slip sehingga perjalanan terasa tenang dan aman.
Di kondisi seperti ini, fitur kamera 360 derajat menjadi sangat membantu. Kualitas kameranya sangat jernih untuk di kelasnya dan tampilannya real time tanpa delay yang mengganggu.
Saat melewati jalan sempit yang diapit pepohonan dengan bentuk tidak beraturan, visibilitas tambahan dari kamera ini benar-benar membantu pengemudi menjaga jarak aman.
Efisiensi Baterai
Dari sisi efisiensi, konsumsi baterainya juga cukup menarik. Perjalanan pulang dari kawasan Dago, Bandung, menuju MG Prima Cibubur di Jakarta menghabiskan daya dari 62 persen menjadi 33 persen. Angka ini tergolong cukup baik mengingat rute yang ditempuh mencakup jalur perkotaan hingga perjalanan antarkota.
MG S5 EV juga dilengkapi fitur regenerative braking dengan beberapa pilihan level mulai dari rendah, sedang, hingga tinggi untuk membantu menghemat daya baterai selama berkendara.
Spesifikasi dan fitur
Di Indonesia, MG S5 EV dipasarkan dalam dua varian, yakni Ignite dan Magnify. Mobil listrik ini menggunakan baterai 49 kWh dengan jarak tempuh hingga 415 km untuk varian Ignite dan 410 km pada varian Magnify.
MG juga membekalinya dengan DC Fast Charging 120 kW yang diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen ke 80 persen hanya dalam 24 menit. Motor listriknya menghasilkan tenaga 167,6 hp dan torsi puncak 250 Nm pada kedua varian.
MG S5 EV dibangun dengan konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD) atau penggerak roda belakang yang dirancang untuk memberikan traksi lebih baik saat akselerasi, handling lebih lincah, serta stabil di berbagai kondisi jalan, mulai dari area perkotaan hingga medan menanjak.
Baca juga: Leapmotor kirim total 71.387 kendaraan selama April 2026
Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026