Jakarta (ANTARA) - Di tengah semakin padatnya persaingan mobil listrik di Indonesia, MG S5 EV hadir sebagai penantang yang layak mencuri perhatian. Bukan sekadar karena desainnya yang sporty, modern, dan futuristis, melainkan juga karena karakter berkendaranya yang terasa matang untuk sebuah SUV listrik di kisaran harga Rp300 jutaan.

ANTARA berkesempatan menjajal langsung MG S5 EV dalam perjalanan pulang-pergi Jakarta–Bandung pada Selasa (5/5) hingga Rabu (6/5), melewati beragam kondisi jalan untuk melihat sejauh mana kemampuan mobil ini dalam penggunaan nyata sehari-hari.

Sejak pertama dikendarai, MG S5 EV memberi kesan sebagai mobil yang dirancang untuk kenyamanan harian tanpa kehilangan sisi menyenangkan saat diajak melaju lebih agresif. Suspensinya terasa cukup jinak untuk jalan perkotaan, tetapi tetap sigap ketika harus diajak bermanuver cepat.

Pengujian dimulai dari MG Prima Cibubur, Jakarta. Sebelum menuju Bandung, mobil ini lebih dulu dibawa ke area Meikarta Speedway untuk menguji akselerasi dan kelincahannya. Setelah itu, perjalanan berlanjut menuju jalur wisata Jungle Milk Jayagiri di Lembang, Kabupaten Bandung, dengan medan berbatu dan licin yang cukup menantang. Di berbagai karakter jalan tersebut, MG S5 EV mampu meninggalkan impresi yang meyakinkan.

 

Desain tampilan, kepraktisan, hingga kenyamanan kabin

Sebelum membahas impresi berkendara dan ketangguhan MG S5 EV di jalan, tampilan mobil ini juga layak mendapat perhatian.

Secara desain, SUV listrik compact ini tampil mengikuti tren yang tengah digemari pasar: sporty, modern, dan agresif, tetapi tetap menyisakan sentuhan elegan.

Dari sisi dimensi, MG S5 EV memiliki panjang 4.545 mm, lebar 1.875 mm, tinggi 1.620 mm, serta wheelbase 2.705 mm yang membuat posturnya terlihat cukup bongsor tanpa terasa berlebihan.

Masuk ke dalam kabin, nuansa modern langsung terasa. Interiornya tampil rapi dengan kesan yang cukup premium untuk mobil di kelas harga ini. Perhatian utama tertuju pada layar hiburan Smart Multimedia Head Unit berukuran 12,8 inci yang sudah mendukung pemutaran YouTube. Fitur Apple CarPlay dan Android Auto juga tersedia untuk menunjang konektivitas harian.

Kenyamanan kabin menjadi salah satu nilai jual utama mobil ini. Ruang penumpang depan maupun belakang terasa lega.

Tampilan setir MG S5 EV. (ANTARA/Pamela Sakina)

Tampilan baris belakang mobil listrik MG S5 EV. (ANTARA/Pamela Sakina)


BukanSony, Bose, Harman Kardon, ataupun JBL, tetapi kualitas audio dari sound system bawaan MG S5 EV tetap tergolong memuaskan untuk mobil di rentang harga Rp300 jutaan ini. Karakter bass terasa cukup kuat, sementara vokal terdengar jernih sehingga perjalanan bersama keluarga terasa lebih menyenangkan.

Meski menawarkan kabin yang lega, posisi duduk penumpang belakang masih menyisakan sedikit catatan. Bagi penumpang dengan tinggi badan sekitar 164 cm seperti penulis, dudukan jok terasa agak pendek sehingga paha tidak sepenuhnya tertopang.

Selain itu, desain head rest kursi belakang membuat area leher sedikit pegal setelah perjalanan panjang. Namun, kekurangan tersebut belum sampai mengganggu kenyamanan secara signifikan.

Baca juga: MG tunggu kepastian teknis insentif mobil listrik

Baca juga: Keputusan Pemprov DKI Jakarta jadi angin segar untuk calon konsumen EV

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026